Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Maret 2024 | 22.10 WIB

Bupati Pertama Sidoarjo RT Notopuro Jadi Nama Baru RSUD

Raden Tumenggung Notopuri yang menjadi bupati pertama Sidoarjo. Kini namanya diabadikan dalam RSUD. (Istimewa/PEMKAB SIDOARJO) - Image

Raden Tumenggung Notopuri yang menjadi bupati pertama Sidoarjo. Kini namanya diabadikan dalam RSUD. (Istimewa/PEMKAB SIDOARJO)

JawaPos.com - Pemilihan nama Raden Tumenggung Notopuro sebagai nama baru RSUD Sidoarjo ternyata memiliki arti yang mendalam. Sejarah Kabupaten Sidoarjo terpatri dalam sosok RT. Notopuro, yang bergelar Tjokronegoro I, sebagai bupati pertamanya.

Dia adalah putra dari Bupati Surabaya dan menetap di Pandean. Namun, kehadirannya tidak hanya ditandai oleh keberadaannya sebagai pemimpin, tetapi juga oleh jejak pembangunan yang diwariskannya.

Dikutip Radar Sidoarjo (Jawa Pos Grup), pada masa pemerintahannya, masjid Al Abror di Pekauman mengalami proses renovasi yang mengubah wajahnya. Namun, kontribusi terbesarnya terletak pada perubahan nama kabupaten.

Berdasarkan keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda No. 10/1859 tanggal 28 Mei 1859, Kabupaten Sidokarie diganti nama menjadi Kabupaten Sidho-Ardjo, yang sekarang dikenal sebagai Sidoarjo.

Pada tahun 1862, pria yang mendapat gelar Tjokronegoro I itu mengambil keputusan berani dengan memindahkan rumah Kabupaten dari kampung Pandean ke kampung Pucang (Wates). Di sana, dia mendirikan Masjid Jami' (Masjid Agung), yang menjadi salah satu landmark penting di Sidoarjo hingga saat ini.

Selain itu, di sebelah barat masjid, dia juga mendirikan Pesarean Pendem (Asri). Tempat ini tak hanya menjadi tempat peribadatan, tetapi juga tempat peristirahatan terakhirnya.

Meskipun kepemimpinannya tergolong singkat, hanya berlangsung sekitar 4 tahun, namun Tjokronegoro I meninggalkan warisan yang tak terlupakan bagi Kabupaten Sidoarjo. Pada tahun 1862, dia meninggal dunia setelah menderita sakit dan dimakamkan di Pasarean Pendem Hing Asri yang terletak di belakang Masjid Agung Sidoarjo.

Sebagai penggantinya, pada tahun 1863, kakak almarhum diangkat sebagai Bupati Sidoarjo, yaitu Bupati R.T.A.A Tjokronegoro II (Kanjeng Djimat Djokomono), yang merupakan pindahan dari Lamongan.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore