Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 16 Januari 2024 | 20.57 WIB

Ikuti Jejak Surabaya Gunakan Bayar Parkir Pakai Qris, Begini Penjelasan Dishub Kota Kediri

Dishub Kediri mulai sosialisasikan jurkir menggunakan QRIS. - Image

Dishub Kediri mulai sosialisasikan jurkir menggunakan QRIS.

JawaPos.com–Upaya Dinas Perhubungan Kota Kediri cegah kebocoran retribusi parkir menemui jalan tak mudah. Butuh upaya lebih keras agar pengguna jasa parkir mau membayar lewat QRIS.

Lebih dari dua minggu diberlakukan satu juru parkir baru melayani empat orang yang membayar non tunai.

”Sejak awal sampai kemarin (15/1), kalau saya ingat-ingat cuma ada empat orang,” ujar Suyanto salah satu juru parkir di Jalan Dhoho, Kediri, kepada Radar Kediri (JawaPos Group), Selasa (16/1).

Suyanto mengaku sudah menawarkan pembayaran lewat QRIS kepada masyarakat. Namun mayoritas masih memilih menggunakan tunai. ”Pakai QRIS pada belum mau,” lanjut dia.

Hal serupa juga diungkapkan temannya, Rochim, 53. Dia menjaga parkir di depan Grand Surya Hotel. Dia mengatakan, belum sekali pun memindai QRIS.

”Nggak ada yang pakai ini (QRIS), semua masih pakai tunai,” ujar Rochim sambil menunjukkan QRIS yang dikalungkan.

Diakui Rochim, pemakaian QRIS di parkir pinggir jalan sedikit ribet. Pemindaian membutuhkan waktu, sehingga para jukir kehilangan momen untuk menarik parkir dari pengendara lain.

”Kalau di gedung mungkin bisa ya pakai ini, kalau di pinggir jalan saya rasa kurang cocok. Karena banyak orang belum bayar malah langsung pergi,” papar Rochim.

Kelemahan lain, lanjut dia, barcode di kartu rawan luntur karena musim hujan. Pasalnya di bagian atas kartu terbuka. Karena alasan itu pula juru parkir sering memasukkan barcode QRIS ke saku.

”Nanti kalau ada yang bayar baru saya tunjukkan, rawan kalau kena air luntur kodenya,” jelas Rochim.

Kota Kediri mulai menggunakan barcode pada awal Januari. Hal itu menyusul kebijakan serupa yang dilakukan Pemkot Surabaya. Beberapa hari lalu sempat viral petugas dishub memberi arahan kepada jukir di Jalan Tunjungan agar sosialisasi menggunakan QRIS.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore