Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 1 Mei 2019 | 05.20 WIB

Ratusan Pelajar Dapat Edukasi Bencana Hingga Keselamatan Transportasi

Ratusan pelajar mendapatkan edukasi tentang bencana gempa bumi dan keselamatan. - Image

Ratusan pelajar mendapatkan edukasi tentang bencana gempa bumi dan keselamatan.

JawaPos.com - Ratusan pelajar kelas IV- V SDN Kembangan Selatan 01 Pagi, Jakarta Barat mendapat edukasi tentang mitigasi bencana gempa bumi, dan peningkatan keselamatan transportasi, serta pengarahan peraturan lalu lintas. Edukasi diberikan oleh para mahasiswa S-2 Universitas Mercu Buana. Yaitu, mulai dari penjelasan secara teori hingga dilakukan simulasi evakuasi bila terjadi gempa bumi serta peraturan lalu lintas.

Dosen Magister Teknik Sipil Universitas Mercu Buana Resmi Bestari Muin menjelaskan alasannya memberikan edukasi tersebut. Ia menyebut gempa bumi merupakan bencana alam yang tidak disertai tanda-tanda terlebih dahulu seperti bencana lainnya. Sehingga perlu ada edukasi bagaimana sikap siswa apabila terjadi gempa.

"Kalau banjir, gunung meletus atau tsunami itu kan ada tanda-tandanya ya, tapi gempa tidak ada tanda-tanda sehingga perlu ada edukasi bagaimana sikap siswa kalau ada gempa," kata Resmi saat ditemui di SDN Kembangan Selatan 01, Kembangan, Jakarta Barat, Selasa (30/4).

Resmi menuturkan pihaknya memang fokus memberikan sosialisasi kepada para siswa SD. Menurutnya, anak-anak juga perlu ditanamkan cara mitigasi bencana sehingga mereka bisa bertindak ketika terjadinya hal tersebut. "Tadi saya sampaikan bahwa apabila saat gempa usahakan mereka berlindung baik di bawah meja atau sofa karena yang utama itu kepala kita harus dilindungi agar tidak tertimpa barang atau reruntuhan," ujarnya.

Ia tak menampik bila selama ini banyak terjadi kesalahan perpektif di masyarakat bila terjadi gempa, yakni akan lari saat terjadinya gempa. "Kebanyakan orang akan lari saat terjadi gempa, padahal itu salah karena bisa saja kita tertimpa barang atau reruntuhan. Yang benar itu kita berlindung dulu entah di bawah meja atau kursi," kata Resmi.

"Setelah gempa selesai baru kita ke ruang terbuka untuk menghindari kemungkinan ada gempa susulan," tambahnya.

Photo

Ratusan pelajar mendapatkan edukasi tentang bencana gempa bumi dan keselamatan.(Yogi Wahyu/ Jawa Pos)

Selain mitigasi gempa bumi, para siswa juga mendapatkan edukasi tentang keselamatan transportasi dan lalu lintas. Edukasi tentang lalu lintas diberikan oleh Sekretaris Magister Teknik Sipil Universitas Mercu Buana, Nunung Widyaningsih.

"Kami memang fokusnya ke anak SD karena untuk membentuk SDM itu harus dari usia dini supaya mereka tahu aturan, tata tertib dan etika," ujar Nunung Widyaningsih.

Nunung mengatakan, edukasi ini sebagai bentuk pengabdian Universitas Mercu Buana kepada masyarakat. Edukasi tentang lalu lintas menurutnya sangat penting, karena seperti yang diketahui angka kecelakaan sangat tinggi. "Materi yang kita berikan lebih ke keselamatan berlalu lintas. Siswa belajar peraturan lalu lintas, walaupun belum ada pada mata pelajaran mereka," tuturnya.

Wakil Kepala Sekolah SDN Kembangan Selatan 01, Fipnayanti menyebut sosialisasi tersebut sangat penting para siswa. "Menurut saya ini untuk menambah wawasan anak-anak. Jadi mereka tahu harus bertindak terutama kan anak-anak ini masih awam dengan hal seperti ini," katanya.

Photo

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore