Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 21 Juli 2025 | 00.19 WIB

Viral! Siswa SMAN 1 Muncar Banyuwangi Kritik Guru dan Sekolah saat Panggung Classmeeting, Singgung Guru Lebih Betah di Parkiran

Viral diduga siswa SMAN 1 Muncar, Banyuwangi mengkritik guru dan sekolahnya saat panggung classmeeting. (Istimewa) - Image

Viral diduga siswa SMAN 1 Muncar, Banyuwangi mengkritik guru dan sekolahnya saat panggung classmeeting. (Istimewa)

JawaPos.com-Sebuah video pendek yang menampilkan seorang siswa mendadak viral di media sosial. Seorang siswa tampil menyampaikan kritik pedas terhadap kondisi sekolah, para guru, hingga fasilitas yang dinilai jauh dari ideal. 

Dalam unggahan pada akun media sosial Instagram @beritatentangbanyuwangi, tampak seorang siswa laki-laki berpakaian pramuka berbicara di atas podium dengan suara lantang. Disebut-sebut kritik itu disampaikan saat acara classmeeting SMA Negeri 1 Muncar, dimana banyak siswa dan guru hadir menyaksikan acara tersebut.

Pasalnya, dalam potongan video pendek terlihat podium tempat kritik siswa tersebut terdapat tulisan SMAN 1 Muncar dengan lambang Garuda di atasnya.

“Deklarasi antirokok cuma formalitas, nyata-nyatanya asap rokok kretek menari di kloset belakang,” tutur siswa tersebut dari atas panggung, disambut riuh tepuk tangan dan sorakan rekan-rekannya, dikutip Minggu (20/7).

Kritik itu menyasar ketidakkonsistenan antara aturan dan kenyataan di lingkungan sekolah. Ia juga menyinggung citra sekolah yang menurutnya hanya sebatas tampilan luar. 

“Dan sekolah identik dengan warna biru katanya biar adem, padahal panasnya dari dalem,” ujarnya dengan nada sarkas.

Selain itu, siswa tersebut juga menyinggung program nasional pemerintah soal makanan bergizi gratis (MBG) yang sama sekali belum menyentuh realitas murid di sekolahnya. 

“Makanan bergizi gratis sampai dimana?” ucapnya mempertanyakan.

Sindiran menohok juga dilontarkan siswa tersebut kepada guru-guru yang lebih betah duduk di parkiran daripada di dalam kelas.

“Guru lebih betah di parkiran, daripada di depan papan tulis. Parkiran bukan tempat sepeda, melainkan tempat duduk para pengajar yang memilih mengobrol daripada masuk kelas dan mengajar,” sindirnya tajam.

Tak hanya itu, siswa itu juga menyinggung ruang bimbingan konseling (BK) yang pada umumnya digunakan untuk tempat pembinaan siswa-siswi, justru digunakan untuk kegiatan live TikTok.

“Ruang BK dijadikan studio live TikTok,” cetusnya.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore