Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 05.38 WIB

Seorang Korban Kapal Terbalik di Selat Sipora Mentawai Belum Ditemukan, Basarnas Teruskan Operasi SAR

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban selamat pasca kecelakaan kapal penyeberangan di wlayah Kepulauan Mentawai, Sumbar, pada Selasa (15/7). (Basarnas) - Image

Tim SAR Gabungan mengevakuasi korban selamat pasca kecelakaan kapal penyeberangan di wlayah Kepulauan Mentawai, Sumbar, pada Selasa (15/7). (Basarnas)

JawaPos.com - Sebanyak 17 dari 18 korban kapal terbalik di Selat Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat (Sumbar) berhasil ditemukan dan dievakuasi dalam keadaan selamat. Namun, masih ada satu korban hilang atas nama Guntur Saleleubaja. Tim SAR Gabungan memastikan bakal meneruskan pencarian korban yang tenggelam pada Senin (14/7). 

Rudi selaku kepala Kantor SAR Mentawai menyampaikan bahwa 17 korban selamat sudah dibawa oleh KN SAR Ramawijaya 240 ke Pelabuhan Tuapejat pada 11.38 WIB. Kapal tersebut tiba dengan selamat bersama para korban pada pukul 14.45 WIB. Korban yang memerlukan perawatan medis langsung dibawa ke RSUD Mentawai, sementara korban lainnya langsung diserahkan kepada pihak keluarga.

”Kami terus mengerahkan upaya maksimal dalam pencarian korban yang masih hilang,” kata dia pada Selasa (15/7). 

Rudi memastikan, operasi SAR akan terus dilanjutkan oleh Tim SAR Gabungan sampai korban terakhir berhasil ditemukan. Dia meminta seluruh masyarakat di Mentawai segera melapor bila menemukan tanda atau petunjuk keberadaan korban hilang tersebut. Dia menyatakan bahwa operasi SAR dilakukan bersama-sama dengan sejumlah instansi lainnya.

”Pencarian hari ini melibatkan unsur SAR gabungan dari Kantor SAR Mentawai, TNI, Polri, BPBD, relawan, dan masyarakat setempat. Kami juga mengapresiasi koordinasi yang baik antar instansi, serta dukungan masyarakat yang sangat membantu proses evakuasi para korban,” ujarnya. 

Sebelumnya, Rudi menyampaikan bahwa instansinya mendapat informasi kapal penyeberangan yang bertolak dari Sikakap menuju Tuapejat terbalik sekitar pukul 11.00 WIB. Namun, informasi itu baru diterima pada pukul 17.40 WIB. Informasi pertama diterima dari kepala Dusun Mapinang Utara. 

”Menindaklanjuti laporan tersebut, pada pukul 17.56 WIB Tim Rescue Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai diberangkatkan menuju lokasi kejadian menggunakan RIB 02 Mentawai dengan estimasi waktu tempuh sekitar 1,5 jam dari Dermaga Tuapejat,” terang Rudi dalam keterangan resmi pada Selasa (15/7). 

Kapal yang mengalami kecelakaan hingga terbalik di Perairan Selat Sipora itu terdata sebagai kapal penyeberangan dengan ukuran 12 meter. Kapal itu menggunakan mesin berkekuatan 40 PK. Kecelakaan terjadi pada koordinat 2°27'20.26"S  99°56'23.32"E, atau sekitar 32,7 NM dengan heading 140° dari Dermaga Tuapejat.

”Upaya pencarian dilakukan secara maksimal dengan mengedepankan keselamatan tim dan koordinasi dengan potensi SAR lainnya,” imbuhnya. 

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore