Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 6 Maret 2025 | 02.59 WIB

BMT NU Ngasem Jadi Referensi Holding Koperasi, Gubernur Khofifah Sebut Konsep Bisnisnya Menarik

Gubernur Khofifah saat meninjau Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Ngasem di Bojonegoro, Selasa (4/3). (Pemprov Jatim). - Image

Gubernur Khofifah saat meninjau Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Ngasem di Bojonegoro, Selasa (4/3). (Pemprov Jatim).

JawaPos.com – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau Baitul Maal wa Tamwil Nahdlatul Ulama (BMT NU) Ngasem di Bojonegoro, Selasa (4/3). Kunjungan ini sekaligus menjadi ajang apresiasi atas inovasi bisnis koperasi syariah yang berkembang pesat tanpa bantuan perbankan.
 
Gedung BMT NU Ngasem yang berlokasi di Jalan Raya Ngasem - Kalitidu ini memiliki lima lantai dengan berbagai fasilitas usaha. Mulai dari swalayan, food court, barbershop, hingga hotel syariah dan kolam renang, semuanya dikelola dengan prinsip ekonomi Islam.
 
Khofifah kagum dengan konsep bisnis BMT yang tidak hanya berfokus pada layanan keuangan mikro, tetapi juga merambah sektor perdagangan dan jasa. Menurutnya, model ini bisa menjadi inspirasi bagi koperasi lain.
 
"Apa yang dilakukan BMT NU Ngasem ini luar biasa. Ini bukti bahwa koperasi bisa berkembang dengan konsep bisnis yang inovatif dan beragam," ujar Khofifah.
 
Sejak berdiri pada 2012 dengan modal awal Rp67 juta, kini aset BMT NU Ngasem telah melonjak hingga Rp300 miliar. Tanpa pendanaan dari perbankan, lembaga ini sukses membuka 31 cabang di Bojonegoro, Tuban, Lamongan, dan Ngawi dengan lebih dari 170 tenaga operasional.
 
 
"Kita biasa mendengar holding company, tapi di sini ada holding koperasi. Konsepnya menarik, karena bisnis serupa dikembangkan dalam satu manajemen yang kuat," tambahnya.
 
Pemprov Jatim, kata Khofifah, siap menjalin sinergi dengan koperasi semacam ini melalui Dinas Koperasi dan UKM. "Kalau ada regulasi yang perlu difasilitasi, kita siap membantu agar koperasi bisa berkembang lebih besar lagi," tegasnya.
 
BMT NU Ngasem juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Suparti (65), salah satu pelanggan swalayan BMT, mengaku sangat terbantu dengan harga yang lebih murah dan lokasi yang strategis.
 
"Alhamdulillah di sini lebih murah dan lengkap. Saya jualan makanan, jadi kalau butuh sesuatu tinggal ke sini, cepat dan praktis," katanya.
 
Dengan keberhasilannya, BMT NU Ngasem membuktikan bahwa koperasi syariah bisa menjadi pilar ekonomi yang mandiri dan berdampak luas bagi masyarakat.
Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore