Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 13 April 2024 | 18.00 WIB

Kronologi Balon Bermercon Rusak Rumah dan Mobil Terjadi di Dua Lokasi Berbeda di Kabupaten Magelang

Sebuah mobil yang rusak akibat balon udara yang jatuh di perumahan Pesona kota Mungkid, Magelang, Jumat (12/4) pagi. - Image

Sebuah mobil yang rusak akibat balon udara yang jatuh di perumahan Pesona kota Mungkid, Magelang, Jumat (12/4) pagi.

JawaPos.com - Balon udara ilegal yang digantungi puluhan mercon jatuh di area Perumahan Puri Pesona Kota Mungkid, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, kemarin (12/4) pagi.

Dampaknya, terjadi kerusakan pada mobil dan bangunan di sekitar lokasi.

Ini kejadian menonjol kesekian selama periode Lebaran kali ini. Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas yang merenggut sejumlah nyawa terjadi di tol Cikampek dan tol Semarang–Batang.

Jawa Pos Radar Semarang melaporkan, balon udara itu jatuh tepat di atas sebuah mobil merek Daihatsu Sigra dengan nomor polisi (nopol) AD 1325 JS. Akibatnya, mobil tersebut rusak. Kaca depan pecah, headlamp juga pecah satu, dan satunya lepas bola lampunya. Bodi depan mobil tampak lecet-lecet dan dekok.

Hermawan, pemilik mobil Sigra, menjelaskan, awal mula sebelum kejadian, mobil baru saja dimundurkan karena hendak dipakai bepergian. ”Baru sampai jalan depan rumah, tahu-tahu ada plastik yang jatuh dan saya langsung keluar. Seketika itu langsung meledak,” kata Hermawan.

Seingat Hermawan, balon itu lima kali meletus. ”Dor, dor, dor, keras dan berulang. Sampai ada plafon yang pecah,” terangnya kepada wartawan.

Sementara itu, saksi lainnya, Adamsyah Wira, menyampaikan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 08.00. ”Posisi saya sedang di teras depan rumah. Tiba-tiba, ada balon yang turun. Begitu turun, tiba-tiba balon meledak,” ujarnya.

Dia awalnya mengira balon udara itu mati apinya. Seperti Hermawan, dia mengingat balon tersebut berkali-kali meletus.

Kapolsek Mertoyudan AKP Winadi mengungkapkan, balon udara itu digantungi beberapa mercon. Saat balon itu turun, ada beberapa petasan yang meledak. Lima rumah warga mengalami kerusakan ringan terdampak ledakan mercon tersebut. ”Selain itu, ada satu mobil Sigra rusak ringan. Korban jiwa tidak ada,” jelasnya.

Winadi menambahkan, barang bukti yang disita berupa 45 petasan ukuran kecil-kecil yang belum meledak. Dan, ukuran balon itu kira-kira berdiameter 3 meter. ”Sampai saat ini, kami menyelidiki dari mana asal balon udara ini terbang,” ujarnya.

Sementara itu, hal serupa terjadi di Borobudur yang juga terletak di Kabupaten Magelang. Ada balon udara yang digantungi puluhan petasan atau mercon jatuh di atap rumah Heri Prayoga, warga Dusun Wonotigo, Kembanglimus, Kecamatan Borobudur, sekitar pukul 08.00.

Ketika menghantam genting rumah, puluhan petasan yang digantung di balon udara meledak. ”Saya sedang membangunkan anak saya dari tidur sekitar jam 8. Tiba-tiba, terdengar suara letusan sangat keras,” tutur Sri Wardati, istri pemilik rumah.

Seperti kejadian di Mungkid, yang di Borobudur masih ditangani anggota Polsek Borobudur beserta tim Polresta Magelang. Belum diketahui asal dan pemilik balon tersebut.(rfk/odi/den/c14/ttg)

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore