
Ilustrasi terorisme. Pemerintah dan DPR segera akan mengesahkan revisi UU Antiterorisme.
JawaPos.com - Memberdayakan kelompok rentan yang terdiri dari perempuan, anak dan remaja menjadi salah-satu program priotas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di tahun 2024. Komitmen ini dilakukan melalui peningkatkan keterampilan petugas pemasyarakatan dalam melakukan pembinaan terhadap kelompok rentan yang sedang menjalani masa hukuman.
"Kami berupaya meningkatkan keterampilan rekan-rekan dari Ditjenpas (Direktorat Jenderal Pemasyarakatan) sebagai upaya kami mendukung pelaksanaan program pembinaan khususnya bagi warga binaan tindak pidana terorisme terutama kelompok perempuan, anak, dan pemuda," jelas Deputi Bidang Penindakan dan Pembinaan Kemampuan BNPT Irjen. Pol. Ibnu Suhaendra dalam keterangan tertulis yang diterima.
Ibnu mengatakan hal ini dalam Kegiatan Pelatihan dan Peningkatan Kemampuan Petugas Pemasyarakatan dalam Penanganan Warga Binaan Tindak Pidana Terorisme yang berlangsung 3 hari sejak Selasa (19/3) kemarin.
Menurut Ibnu, penanganan terhadap warga binaan tindak pidana terorisme menjadi tantangan tersendiri dan petugas pemasyarakatan dituntut untuk mampu membina agar mereka melepaskan paham-paham kekerasan yang selama ini dianutnya.
"Pembinaan warga binaan tindak pidana terorisme tidak dapat disamakan dengan warga binaan kasus kejahatan lainnya. Hal ini menjadi tantangan tersendiri, apalagi yang termasuk dalam kelompok perempuan, anak, dan remaja. Petugas pemasyarakatan dituntut untuk mampu membina mereka agar dapat melepaskan diri dari paham kekerasan yang dianutnya, memiliki pemahaman serta dapat menerima pihak yang berbeda dengan mereka," tegas Ibnu.
Salah satu petugas Lapas Khusus Gunung Sindur, Putra berharap kegiatan ini akan menghasilkan panduan untuk memberikan pembinaan yang tepat bagi 11 Warga Binaan Tindak Pidana Terorisme di lapasnya.
"Harapannya ini bisa menjadi panduan untuk kami melakukan pembinaan yang tepat," harapnya.
Peningkatan keterampilan dilakukan dengan metode pembelajaran yang interaktif dan aplikatif. Adapun peserta pelatihan merupakan perwakilan dari kanwil Kemenkumham DKI Jakarta, Jawa Barat dan Banten.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
