Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Desember 2023 | 03.05 WIB

Dampak Akses Bandara Kediri, Pemrakarsa Lakukan Appraisal Sebelum Memindahkan Pasar Banyakan

Pasar banyakan, (Sumber: Radar Kediri) - Image

Pasar banyakan, (Sumber: Radar Kediri)

JawaPos.com – Dampak dari pelebaran jalan akses bandara baru di Kediri terjadi pada pemindahan Pasar Banyakan yang sudah menjadi penghidupan dari puluhan pedagang.

Dilansir dari Radar Kediri (Jawa Pos Grup), para pemrakarsa dalam hitungan hari akan segera melakukan appraisal atau penghitungan nilai aset pasar dan tanah di sana.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Pemkab Kediri Sukadi menyatakan “Appraisal dilakukan untuk (nilai aset, Red) Pasar Banyakan,” ungkapnya.

Setelah penghitungan nilai tersebut, pasar akan segera dipindah. Sehingga, pelebaran jalan di perempatan Banyakan yang ditarget selesai akhir Desember ini tak akan meleset.

Seperti sebelumnya, Sukadi menyebut yang terdampak akses jalan menuju ke bandara hanya area pertokoan di sebelah timur.

Namun, pemindahan akan dilakukan kepada seluruh pedagang pasar yang alasannya karena tidak ingin berjualan terpencar. Dalam pernyataannya, Sukadi menjelaskan sudah disepakati oleh pedagang. "Pertimbangannya mereka tidak ingin berjualan terpencar,” lanjutnya.

Mengenai berapa banyak pedagang yang dipindah, Sukadi mengaku tidak bisa memerinci jumlah secara detail. Hanya saja, dia memastikan ada puluhan orang yang harus dipindah.

Fokus Pemkab Kediri sebelum memindah pedagang, menurutnya adalah dengan melakukan penghitungan nilai aset untuk Pasar Banyakan. “Sehingga nanti akan diketahui nilai yang harus diganti rugi,” terang Sukadi melanjutkan penjelasannya tentang pemindahan pasar.

Kemudian Sukadi juga mengatakan setelah semuanya selesai, barulah pedagang akan dipindah ke tempat penampungan pedagang sementara (TPPS). Sukadi memastikan lokasi TPPS tidak akan jauh dari lokasi pasar saat ini. Sumber koran ini menyebut TPPS akan dibangun di dekat Balai Desa Banyakan.

Untuk menjawab pertanyaan tentang Pembangunan pasar Banyakan yang baru, Sukadi belum bersedia membuka. Alasannya, semua masih dalam tahap pembahasan.

Dalam penjelasannya Sukadi juga menuturkan tentang fokus Pemkab. “Pemkab masih fokus ke persiapan pelebaran jalan,” jelasnya.

Pantauan di lapangan, pelebaran jalan di sisi timur masih terus dilakukan. Bahkan pelebaran jalan sudah memasuki tahap pengecoran. Setelah pelebaran jalan sisi timur rampung, barulah menggarap pelebaran jalan di sisi barat yang menyasar Pasar Banyakan.

General Manager Teknik dan Operasi PT Jasa Marga Ngawi Kertosono Kediri (JNKK) Eko Budi Siswandi menambahkan penjelasannya. Pelebaran perempatan Banyakan dilakukan karena lokasi tersebut yang nantinya akan resmi menjadi Exit Tol Kediri-Kertosono.

Meski pembangunan di exit tol telah dilakukan, Eko tak menampik jika waktu pembangunan Tol-Kediri Kertosono masih belum diketahui secara pasti. Salah satu yang menghambat adalah proses pembebasan lahan yang tersendat. Terutama untuk wilayah Kabupaten Nganjuk.

Bahkan menurut perkiraan, total pembebasan lahan di Kabupaten Nganjuk masih kurang dari lima persen. “Untuk pembangunan tol (Kediri-Kertosono, Red) sepertinya masih akan di tahun depan,” urai Eko memprediksi.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore