
Anggota DPRD Provinsi Jatim Lilik Hendarwati menggelar sosialisasi mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) di 45 titik di Surabaya.
JawaPos.com–Agar usaha bisa berkembang, legalitas usaha bagi pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) adalah hal penting. Anggota DPRD Provinsi Jatim Lilik Hendarwati menggelar sosialisasi khusus tentang bagaimana mendapatkan Nomor Induk Berusaha (NIB) di 45 titik di Surabaya.
Kegiatan yang bekerja sama dengan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu (DPMPTSP) Kota Surabaya itu menggelar sosialisasinya mulai Senin (13/11) di Kelurahan Kapas Madya Baru, Surabaya. ”Kami akan menggelar di setiap harinya 3 titik. Targetnya ada 45 titik di Surabaya,” kata Lilik.
Lilik punya perhatian tersendiri untuk para pelaku UMKM, khususnya di Surabaya. Sebab, UMKM merupakan pendongkrak perekonomian di Jawa Timur.
”UMKM ini tulang punggungnya Jawa Timur. Hampir 60 persen PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) Jatim ditopang oleh UMKM. Kita akan dukung penuh agar pelaku UMKM di Surabaya ini bisa terus mengembangkan usahanya, agar makin sejahtera,” ujar Lilik alumnus ITS itu.
Dengan mempunyai izin usaha, menurut dia, pelaku UMKM akan mempunyai perlindungan hukum dan bisa berkembang usaha.
”Jika sudah mempunyai izin usaha, kita bisa memungkinkan menambah modal usaha melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat). Apalagi sekarang sudah ada KUR Syariah dari Bank Jatim Syariah. Insya Allah akan sangat membantu,” tutur Lilik.
Selain itu, berbagai program Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang terkait dengan UMKM memungkinkan bisa diakses jika pelaku UMKM memiliki izin usaha.
”Kehadiran di sini sebagai anggota DPRD Provinsi Jatim yang siap membantu dan mendampingi njenengan semua. Bagi saya anggota dewan itu bukan hanya simbol, tapi harus terus berupaya menguatkan masyarakat,” terang Lilik.
Lilik menjelaskan sosialisasi pengurusan izin usaha ini akan berlanjut dengan program-program penguatan dan pendampingan lain untuk UMKM. Seperti pelatihan digital marketing, foto produk, dan berbagai pelatihan lain.
Dia menyampaikan terima kasih kepada Sutono, Ketua RW 01 di Kelurahan Kapas Madya yang dinilai sangat proaktif menyambut dan menyiapkan kegiatan.
”Saya berharap, program ini bisa meningkatkan perekonomian warga kami. Semua untuk kita, demi majunya bangsa. Mudah-mudahan semua bisa naik kelas,” harap Sutono.
Mistina, salah satu peserta yang hadir juga datang dengan harapan yang sama, ingin usaha jual nasi bebek yang dikelola 12 tahun bisa terus berkembang.
”Saya ikut ini agar usaha saya makin maju, bismillah,” ucap Mistina.

Bocor! Alasan Brian Uriarte Tetap P4 Meski Crash di Moto3 Hungaria 2026, Bikin Veda Ega Pratama Finis P16
Menebak Ranking FIFA Timnas Indonesia Selanjutnya Jika Menang Lawan Mozambik
Profil Irjen Pipit Rismanto, Pati Polri yang Diungkap IPW Diduga Diperiksa Propam Polri Terkait Dugaan Korupsi Pertambangan
Viral! Diduga Dana Operasional Belum Cair, Sejumlah SPPG Mogok Operasional Mulai 8 Juni 2026
Prediksi Piala Dunia 2026: Sejarah Sebut Hanya 5 Tim Lolos Semua Kriteria Juara, Belanda Masuk Daftar
Viral Pengemudi Ojek Pangkalan Getok Harga Rp 400 Ribu Senayan-Bundaran HI, Modus Bilang Tarif "58"
Resmi! Veda Ega Pratama Kena Long Lap Penalty, Peluang Podium Moto3 Hungaria 2026 Terancam?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Apa Itu Weton Tibo Pati dan Siapa Saja yang Mendapatkan Julukan Ini? Simak Misteri di Balik Nasib Weton Tibo Pati
Isu Reshuffle Kabinet Sempat Mencuat, Siapa Saja Menteri Berpotensi Diganti oleh Presiden Prabowo?
