Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 13 Juli 2023 | 18.06 WIB

Kronologi Meninggalnya Fans JKT48 di Semarang Versi Polisi, Tiga Panitia JKT48 Summer Tour Sudah Diperiksa

JKT48 saat menggelar JKT48 Summer Tour di Mal Tentrem Semarang, Selasa (11/7)


JawaPos.com
- Berita duka menyelimuti JKT48 Summer Tour di Mall Tentrem, Semarang, Selasa (11/7). Seorang penggemar bernama Ahmad Arsyad Risky, 17, warga Merbau Raya Padangsari, Banyumanik, meninggal setelah sebelumnya sempat pingsan di lokasi acara.

Seperti dilansir dari Radar Semarang (Jawa Pos Grup) Kapolsek Semarang Tengah Kompol Indra Romantika mengatakan, kejadian bermula saat Ahmad sedang menonton JKT48 Summer Tour di Mall Tentrem Semarang, Selasa (11/7). 

"Korban tiba-tiba jatuh, pingsan. Kemudian dibawa ke Rumah Sakit Tlogorejo. Saat dilakukan pemeriksaan oleh dokter jaga, korban sudah dinyatakan meninggal," ungkapnya, Rabu (12/7).

Namun, upaya itu tidak berhasil menyelamatkan Ahmad Arsyad Risky. Dia lantas meninggal di RS Tlogorejo, Semarang sekitar pukul 17.00. Kapolsek juga menyebutkan, korban merupakan seorang pelajar di Kota Semarang. "Korban laki-laki, kelas 2, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)," ungkapnya.

Setelah itu, pihak rumah sakit menyampaikan kabar duka itu kepada orang tua korban. Setelah proses di rumah sakit selesai, jenazah Ahmad Arsyad Risky lantas dibawa ke rumah duka, di Kecamatan Banyumanik. 

"Kemarin malam kita masih fokus di keluarga, namun kondisinya masih suasana duka," jelasnya.

Meski belum diketahui penyebabnya, Kompol Indra Romantika mengatakan sudah mendapatkan beberapa informasi awal. Seperti, Ahmad Arsyad Risky jatuh dan pingsan saat mengantre tiket dan ada faktor kelelahan.

"Jadi, singkatnya, anak ini kecapekan. Informasi sementara dari pihak Tentrem, juga sudah menyambangi atau mendatangi rumah duka, kepada orang tua korban sudah. Kalau penjelasan dari keluarga, anak ini kecapekan, katanya informasi itu dua hari sebelumnya itu latihan Kempo," ungkapnya.

Kejadian ini, masih dalam penanganan Polsek Semarang Tengah. Pihaknya juga menyampaikan melakukan pendalaman dan masih akan memintai keterangan saksi-saksi.

Menanggapi terkait penyebab meninggalnya korban, Kapolsek belum berani membeberkan dengan alasan masih memastikan untuk keterangan dari dokter yang bersangkutan. 

"Kalau penyebabnya kita belum berani menyampaikan, kita memastikan dulu. Kita temui dulu dokter jaga, untuk kejelasannya. Apakah henti jantung apa sesak nafas," terangnya. 

Tiga Panitia Diperiksa Polisi

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore