Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 Mei 2023 | 21.15 WIB

Benih Unggul Berkualitas Kunci Peningkatan Produktivitas Petani Jagung

Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) meninjau proses produksi benih jagung unggul berkualitas Syngenta Seed Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. - Image

Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) meninjau proses produksi benih jagung unggul berkualitas Syngenta Seed Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur.

JawaPos.com–Penggunaan benih unggul berkualitas menjadi kunci peningkatan produktivitas petani jagung nasional.

Hal itu disampaikan Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor saat berkunjung ke pusat pemrosesan benih Syngenta Seed Indonesia di Pasuruan, Jawa Timur. Bersama ratusan petani yang tergabung dalam organisasi Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA), mendapatkan kesempatan meninjau proses produksi benih jagung unggul berkualitas tersebut.

”Penggunaan benih jagung unggul berkualitas adalah salah satu kunci peningkatan produktivitas jagung nasional selain akses terhadap benih unggul itu sendiri. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk petani karena dapat mengenal dan mengakses benih unggul guna meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani,” tutur Ketua Umum KTNA Nasional Yadi Sofyan Noor.

Berdasar hasil analisis produktivitas jagung Badan Pusat Statistik (BPS) pada 2021, varietas jagung unggul atau hibrida potensi hasilnya jauh lebih tinggi dibandingkan varietas lain. Yaitu, sekitar 6,2 ton/ha (kadar air 14 persen) dibanding varietas jagung non hibrida sekitar 3,6 ton/ha. Lebih dari 75 persen petani jagung di Indonesia telah menanam benih hibrida di lahan pertanian mereka.

Berdasar data BPS, rata-rata produktivitas jagung nasional sebesar 5,7 ton/ha (kadar air 14 persen). Pulau Jawa cenderung memiliki rata-rata produktivitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan luar Pulau Jawa.

Seed Business Head Syngenta Indonesia Fauzi Tubat menuturkan, Syngenta memiliki komitmen dan perhatian yang besar terhadap persoalan-persoalan yang dihadapi petani. Pihaknya melakukan inovasi berkelanjutan guna menemukan dan memberikan solusi yang terbaik.

Dia menjelaskan, selama dua puluh tahun bersama petani-petani di Indonesia pihaknya menghadapi berbagai tantangan tersebut. Termasuk perubahan iklim yang saat ini juga menghantui para petani.

”Syngenta adalah perusahaan pertama yang meluncurkan benih jagung dengan keunggulan ganda yang akan membantu petani mengatasi permasalahan budidaya jagung,” terang Fauzi Tubat.

”Tahun lalu, kami berhasil memenuhi permintaan yang tinggi terhadap  benih jagung kami. Hal ini menunjukkan tingginya kepercayaan petani terhadap benih berkualitas yang kami hasilkan. Sebagai market leader, kami yakin akan terus dapat melayani petani dengan baik dengan produk-produk benih yang berkualitas dengan produktivitas tinggi,” tambah Fauzi.

Fauzi menyebutkan, salah satu inovasi yang dihasilkan Syngenta Indonesia yakni varietas jagung unggul dengan benih teknologi terkini yang telah lama ditunggu petani. Pihaknya optimistis melalui alih teknologi dan inovasi yang secara berkelanjutan dapat membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan petani di Indonesia.

”Kami memiliki komitmen kuat mendukung ketersediaan dan akses benih unggul berkualitas ini untuk petani,” ucap Fauzi Tubat.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Artikel Terkait
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore