Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 7 September 2022 | 06.19 WIB

Tim Forensik RS M. Hasan Palembang Siap Otopsi Jenazah Santri Gontor

Soimah, ibu dari seorang santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Pusat, Jawa Timur, yang diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia didampingi kuasa hukumnya Titis Rachmawati (tengah) memberikan keterangan pers di Palembang, Sumatera Selat - Image

Soimah, ibu dari seorang santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Pusat, Jawa Timur, yang diduga menjadi korban penganiayaan hingga meninggal dunia didampingi kuasa hukumnya Titis Rachmawati (tengah) memberikan keterangan pers di Palembang, Sumatera Selat

JawaPos.com–Tim ahli forensik Rumah Sakit (RS) Bhayangkara M. Hasan Palembang, Polda Sumsel, siap melakukan proses otopsi jenazah seorang santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Pusat, Ponorogo, Jawa Timur.

Dokter Forensik RS Bhayangkara M, Hasan Palembang AKBP Mansuri mengatakan, berdasar koordinasi dengan Polres Ponorogo, Jawa Timur, terkait proses otopsi santri Gontor berinislai AM, 17, asal Kota Palembang itu direncanakan berlangsung pada Kamis (8/9).

Proses otopsi tersebut, akan berlangsung di Tempat Pemakaman Umum Sungai Selayur, Kecamatan Kalidoni, Palembang, bersama tim ahli Forensik Markas Besar Polri.

”Malam ini (6/9), kami laporkan juga ke Pusdokes. Nanti tim forensik dari Markas Besar Polri juga turut serta dalam proses otopsi tersebut untuk mengambil data terkait meninggalnya korban,” ujar Mansuri.

Dokter Mansuri menyebutkan, kendati demikian kepolisian masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga korban untuk melangsungkan proses otopsi itu. ”Rencananya masih menunggu persetujuan dari pihak keluarga, harapannya semakin cepat semakin baik untuk memudahkan proses (otopsi) itu,” papar Mansuri.

Sebelumnya, kuasa hukum keluarga korban Titis Rachmawati mengatakan, akan berkoordinasi lebih lanjut apabila dalam proses penyelidikan kepolisian membutuhkan proses otopsi.

Pihak keluarga mendorong proses hukum dari pihak kepolisian untuk mengusut tuntas kasus meninggalnya AM yang diduga akibat penganiayaan saat menempuh pendidikan di Pondok Modern Darussalam Gontor 1 Pusat, Ponorogo, Jawa Timur, pada Senin (22/8).

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore