Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 11 Juni 2021 | 02.50 WIB

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong Tutup Usia

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong. Antara - Image

Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Helmud Hontong. Antara

JawaPos.com–Wakil Bupati Kepulauan Sangihe Sulawesi Utara, Helmud Hontong, tutup usia, Rabu (9/6). Wabup meninggal dunia saat berada di pesawat dalam penerbangan Denpasar–Ujungpandang.

Pejabat Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Kabupaten Sangihe Maya Budiman mengatakan, informasi yang diperolehnya, Helmud Hontong menumpang pesawat dengan nomor penerbangan JT.740 menempati seat 25E ditemani Harmen Kontu, ajudannya yang duduk di seat 25F.

”Pukul 16.17 saat di Bandara Hasanuddin Makassar, dokter dan perawat segera naik ke pesawat untuk mengecek kondisi Bapak Helmud yang sudah tidak sadarkan diri,” terang Maya seperti dilansir dari Antara.

Setelah melakukan pemeriksaan, dokter menyatakan Helmud Hontong telah meninggal dunia.

”Jenazah saat ini sementara berada di tempat pemulasaran jenazah CV Daya Mitra Husada dipersiapkan untuk diterbangkan ke Manado terus ke Tahuna pada Kamis (10/6),” terang Maya.

Sementara itu, informasi yang dihimpun Fajar.co.id (grup JawaPos) menyebutkan, Wakil Bupati Sangihe Helmud Hontong meninggal dunia sekitar pukul 16.22 wita saat pesawat yang ditumpangi sedang transit di Bandara Sultan Hasanudin. Kapolsek Bandara, Iptu Asep Widianto saat dikonfirmasi membenarkan hal itu.

Dia mengatakan jenazah almarhum akan diberangkatkan ke kampung halamannya di Manado Kamis (10/6). ”Rencananya almarhum, Wakil Bupati Kepulauan Sangihe ini akan dipulangkan ke Manado, Kamis (10/6) menggunakan penerbangan Lion Air dengan nomor penerbangan JT-778,” kata Asep.

Dia menjelaskan, dari informasi salah seorang ajudan yang mendampingi almarhum, saat berangkat dari Denpasar, kondisinya sehat dan tak ada gejala sakit. ”Jadi almarhum ini kan berangkat dari Denpasar menuju Manado tapi transit dulu di Makassar. Nah saat meninggalkan Denpasar kondisinya baik-baik saja,” jelas Asep.

Namun lanjut dia, saat sudah berada di atas pesawat, tiba-tiba almarhum tidak sadarkan diri. ”Saat di pesawat almarhum tidak sadarkan diri. Kemudian batuk, mengeluarkan darah dari hidung dan mulut,” terang Asep.

Staf Operasi Lion Group menerima informasi sekitar pukul 15.57 wita melalui pesan Whats App Group bahwa di flight JT-0740 tujuan Denpasar-transit Makassar-Manado meminta ambulans dan petugas medis Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Bandara Sulatan Hasanuddin. Kemudian sekitar pukul 16.08 wita, pesawat tersebut mendarat selanjutnya menuju proses parkir Apron R 22.

”Sekitar pukul 16.15 wita, petugas KKP menuju ke pesawat untuk melakukan pemeriksaan medis ke penumpang yang sudah tidak sadarkan diri,” tutur Asep.

Usai diperiksa dokter KKP, sekitar pukul 16.20 wita, menurut Asep, penumpang tersebut dinyatakan telah meninggal dunia dalam penerbangan dari Denpasar ke Makassar.

Sebelumnya penumpang dinyatakan henti napas dan jantung oleh salah seorang dokter yang merupakan penumpang pesawat yang sama dan dilakukan penanganan resultasi jantung paru (RJP) dan pemberian oksigen sejak pukul 15.24 di atas pesawat.

”Sekitar Pukul 16.30 wita, penumpang diturunkan dari pesawat, kemudian dijemput menggunakan ambulans KKP,” ujar Asep. (rin/fajar)

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore