
BERDUKA: Septiana Nurul, Irsyad Fadhilah (menunjukkan foto Joyo Nuroso) dan Fajriansyah Mahdi.
JawaPos.com - Kediaman Joyo Nuroso, 50, dan Ana Rohmawati, 49, di Kampung Batik Krajan, RT 7 RW 2 Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, sekitar pukul 15.00 WIB mulai ramai oleh saudara dan kerabat. Joyo merupakan salah satu pegawai Kementerian Keuangan (Kemenkeu) yang terdaftar sebagai penumpang Pesawat Lion Air JT-610.
Fajriansyah Mahdy, 16, putra Joyo, mengaku masih kaget perihal kecelakaan yang menimpa pesawat pengangkut ayahandanya tersebut. Lion Air JT-610 tujuan Cengkareng-Pangkal Pinang, seperti diketahui jatuh saat masih berada di daerah Jawa Barat.
Anak kedua Joyo itu sendiri berujar dirinya tak memiliki firasat apapun sebelum kejadian. Pasalnya, pada Minggu (28/10), siswa kelas XII SMAN 6 Semarang itu masih sempat mengantarkan ayahnya ke Stasiun Tawang untuk mengejar kereta api jurusan Semarang-Jakarta.
"Nggak ada firasat apa-apa. Ya cuma biasa pulang dari Jakarta dua minggu sekali gitu aja," ujarnya saat dijumpai di kediamannya, Kampung Batik Krajan, RT 7 RW 2 Kelurahan Rejomulyo, Semarang Timur, Senin (29/10).
Namun, sesaat sebelum kereta menuju Jakarta itu pergi mengangkut Joyo, Fajri berujar bahwa sang ayah menyampaikan pesan yang selalu ia katakan sebelum pergi bekerja ke Pangkal Pinang.
"Bapak cuma pesen suruh jaga ibu sama adik-adik. Setiap pulang pesennya ya gitu, jadi nggak ada firasat apapun," sambung Fajri yang merupakan anak kedua dari empat bersaudara itu. Ia pun berharap, itu tak menjadi pesan terakhir yang disampaikan ayahnya.
Sementara Heri Utomo, kakak ipar korban juga tak memiliki prasangka apapun sebelum Joyo pergi meninggalkan rumah. Pria 51 tahun itu pun berujar sempat bertemu dengan suami dari adik kandungnya itu.
"Ya Minggu (sebelum ke Stasiun Tawang) itu. Sempat bercanda, ya gojek-gojek biasa lah seperti itu," katanya.
Dengan segala pemberitaan yang beredar soal jatuhnya pesawat Lion Air JT-610, Heri mengatakan bahwa pihak keluarga hingga saat ini masih terus meng-update informasi. Baik dari Basarnas, maskapai, maupun lingkungan tempat Joyo bekerja, yakni Kementrian Keuangan. Joyo sendiri merupakan Kasubag Umum KPPN Pangkal Pinang.
Diberitakan sebelumnya, kabar nahas tersiar dari dunia penerbangan Indonesia. Pesawat Lion Air JT-610 tujuan Cengkareng-Pangkal Pinang jatuh saat masih berada di daerah Jawa Barat. Burung besi itu diketahui saat lepas landas mengangkut 181 penumpang, termasuk di dalamnya sejumlah pegawai Kemenkeu.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
11 Rekomendasi Es Teler Terlaris di Jogja, Selalu Jadi Favorit Pecinta Dessert Tradisional Warga Lokal Maupun Pelancong!
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
104 Pusat Perbelanjaan di Jakarta Bakal Pesta Diskon sampai 70 Persen, Catat Waktunya!
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
Pulang ke Persebaya Surabaya? Andik Vermansah Dapat Tawaran dari 5 Klub, Ingin Kembali Bermain di Kasta Tertinggi
