Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 2 Agustus 2018 | 23.10 WIB

Over Crowded, Lapas dan Rutan di Riau dalam Kondisi Darurat

ILUSTRASI: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang ada di Riau, dinyatakan dalam kondisi darurat. - Image

ILUSTRASI: Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang ada di Riau, dinyatakan dalam kondisi darurat.

JawaPos.com - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) dan Rumah Tahanan Negara (Rutan) yang ada di Riau, dinyatakan dalam kondisi darurat. Hal itu diungkapkan oleh Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham Riau, Muhammad Diah, pada Kamis (2/8).


"Di Riau ini, kondisi di dalam sudah sangat over crowded. Kondisi darurat. Kalau satu kamar dibagi tiga bagaimana dikategorikan kamar tahanan yang mewah, kamar yang luar biasa," kata dia.


Dengan kondisi itu, pihaknya merasa prihatin dengan nasib warga binaan yang ada di Lapas dan Rutan di bawah naungannya. Sebab, tempat pembinaan itu dinilainya memang tidak layak huni.


Ia memberi contoh seperti Rutan Sialang Bungkuk. Rutan yang terletak di Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru, itu, kini diisi sekitar 1.600an warga binaan. Seharusnya, tempat tersebut menampung sekitar 500an warga binaan saja.


"Ingat, warga binaan adalah manusia yang harus dihargai. Kita harus hormati, harusnya kita tempatkan mereka di tempat yang layak. Tapi tidak bisa kita berikan itu karena kondisi tidak memungkinkan," kata dia.


Untuk itu, dirinya meminta maaf dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang dirasakan warga binaan. Mulai dari fasilitas hingga pelayanan.


"Kami minta maaf kepada warga binaan saya. Karena kami tidak dapat memberikan pelayanan yang sesuai dengan standar Lapas yang menjunjung tinggi hak asasi manusia. Tapi memang luar biasa, jumlah yang keluar dengan yang masuk itu tidak berimbang," ucapnya.


Sementara itu, pascaoperasi tangkap tangan (OTT) Kalapas Sukamiskin,  Wahid Husein, oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu, Kantor Wilayah Kemenkumham Riau langsung melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah Lapas dan Rutan.


Dari sidak itu, kata dia, pihaknya tak menemukan apapun. Baik itu ruangan maupun fasilitas mewah seperti yang diberitakan di Lapas Sukamiskin.


"Tidak ada. Apapun status mereka, apakah narkoba, atau pidana umum atau korupsi, tidak ada seperti yang digambarkan media massa seperti yang ditonton," tutupnya.

Editor: Sari Hardiyanto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore