
Ilustrasi
JawaPos.com – Awalnya Doni (24) mendatangi rekannya di Bandarjaya, Lampung Tengah, untuk mencari penghasilan tambahan. Ternyata warga Telukbetung Selatan, Bandarlampung ini malah diajari cara mencuri motor.
Berbekal kunci letter T, lelaki yang awalnya berprofesi sebagai buruh ini mulai mencuri motor. Namun, usahanya terhenti. Anggota Polresta Bandarlampung menangkap bapak satu anak tersebut, Kamis dini hari (17/8).
Doni menuturkan, mulanya ia tidak tahu bagaimana cara mencuri motor. Setelah diajari rekannya sekitar tiga bulan lalu, ia mencoba beraksi di Bandarlampung.
’’Tadinya saya hanya mau cari tambahan penghasilan. Ternyata kawan saya mengajari cara ngambil motor,” kata Doni dalam ekspose di Mapolresta Bandarlampung seperti dikutip Radar Lampung (Jawa Pos Group), Minggu (20/8).
Ia melanjutkan, targetnya adalah motor yang parkir di pinggir jalan. Motor matic menjadi sasaran karena lebih mudah dijual. Setidaknya sudah lima kali Doni beraksi.
”Begitu dapat (motor), saya langsung bawa kepada kawan di Bandarjaya. Sekali menjual Rp1,5-Rp2 juta. Hasilnya bagi dua dengan Ya, teman saya yang ikut ngambil (mencuri, Red) motor,” sebut dia.
Uang hasil menjual motor curian ini diakui Doni untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Antara lain membeli pakaian dan susu anaknya. ”Penghasilan saya sebagai buruh cuma dapat Rp1,5 juta satu bulan. Tapi ini (dari mencuri), uang segitu bisa saya dapatkan dalam dua hari,” kata dia.
Sementara, Kasatreskrim Polresta Bandarlampung Kompol Harto Agung mengatakan, Doni ditangkap saat berada di wilayah Telukbetung Selatan. Awalnya, pihaknya mendapat informasi maraknya pencurian motor di wilayah tersebut.
Gabungan tim khusus antibandit (Tekab) 308 Polresta Bandarlampung dan Polsekta TbS melakukan penyelidikan. ”Dalam penyelidikan, kami mendapatkan identitas orang yang diduga sebagai pelakunya. Kami melakukan pengejaran dan berhasil menangkap yang bersangkutan,” kata Harto Agung.
Harto yang didampingi Kapolsekta TbS Kompol Listiyono Dwi Nugroho melanjutkan, dalam penangkapan tersebut, Doni ditembak di kaki kanan. ”Saat digeledah, kami menemukan kunci letter T di saku jaket sebelah kiri bagian dalam milik tersangka,” urainya.
Lebih lanjut Harto mengatakan,pihaknya masih mengembangkan kasus tersebut. ”Dari hasil pemeriksaan sementara, sejak Juli sampai Agustus ini, tersangka sudah lima kali melakukan aksinya,” tegasnya.

15 Kuliner Soto Ayam Paling Lezat di Surabaya dengan Kuah Kuning Pekat, Koya Memikat dan Topping Nikmat
10 Mie Ayam Paling Enak di Jogja yang Selalu Ramai Pembeli, Kuah Gurih dan Porsi Melimpah
10 Rekomendasi Mall Terlengkap di Surabaya, Surganya Liburan Anak Muda Buat Shopping
Diperiksa 2 Jam soal Penyalahgunaan AI, Freya JKT48 Serahkan Bukti Akun Baru ke Polisi
Santriwati di Pekalongan Diklaim Keluarga Hamil Tanpa Berhubungan, Masa Iya?
14 Rekomendasi Gado-Gado Paling Recomended di Surabaya, Cita Rasa Klasik Autentik dan Harga Ramah di Kantong
10 Tempat Makan Pempek Favorit di Bandung, Pilihan Menu Lengkap, Rasa Autentik, dan Perpaduan Cuko yang Kaya Rempah
Gelombang Dukungan untuk Nicko Widjaja Menguat Usai Tuntutan 11 Tahun
17 Kuliner Gado-Gado Paling Laris di Jakarta, Cocok untuk Makan Siang Bersama Teman dan Keluarga
20 Cafe Paling Instagramable di Surabaya, Tempat Ngopi yang Bukan Hanya Kuliner Enak tapi Juga Estetik
