Sabtu, 24 Feb 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Senderan Ambles, Truk Jungkir Balik, Bule pun Ikut Bantu Evakuasi

Minggu, 14 Jan 2018 20:17 | editor : I Putu Suyatra

Senderan Ambles, Truk Jungkir Balik, Bule pun Ikut Bantu Evakuasi

JUNGKIR BALIK: Puluhan warga menarik truk yang jungkir balik di Desa Babahan, Penebel, Minggu (14/1). (DEWA RASTANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, TABANAN - Sebuah truk dengan muatan dedak atau pakan ternak, jungkir balik di Jalan Jurusan Tabanan - Senganan memasuki Dusun Babahan Kanginan, Desa Babahan, Kecamatan Penebel, Tabanan, Minggu (14/1). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian diperkirakan mencapai Rp 20 Juta.

Dari pantauan di lapangan, truk bernomor polisi P 9030 UT tersebut dievakuasi oleh warga sekitar dengan ditarik menggunakan tali dan sling, sekitar pukul 14.30. Posisi truk yang jungkir balik, memang sedikit menyulitkan warga dalam evakuasi. Namun terlebih dahulu muatan berupa dedak dikeluarkan dari bak truk agar truk lebih ringan saat ditarik. Bahkan dua orang bule yang tidak sengaja melintas di TKP langsung turun untuk membantu warga menarik truk. Meskipun arus lalu lintas sempat tersendat saat evakuasi, namun akhirnya truk tersebut berhasil ditarik dari parit.

Salah seorang warga di TKP menuturkan, truk tersebut jungkir balik ke dalam parit yang ada di pinggir jalan itu sekitar pukul 06.45. Saat itu, truk yang dikemudikan oleh Baihaki, 36, warga RT 06, RW 01, Sumurwati, Kecamatan Sumberasih, Probolinggo, Jawa Timur, tersebut baru saja tiba di TKP dan parkir di pinggir badan jalan.

Selanjutnya pengemudi truk meninggalkan truknya untuk mencari I Wayan Kardiasa yang tidak lain adalah pemilik dedak yang dibawanya. Nahas, baru ditinggalkan sesaat, truk tersebut tiba-tiba terguling ke arah barat hingga jungkir balik, karena senderan jalan ambles akibat tidak kuat menahan beban truk.

Atas peristiwa tersebut, truk pun masuk ke sebuah parit yang jaraknya sekitar 2 meter dari bibir jalan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, meskipun di TKP truk terguling terdapat pula rumah warga.

Dikonfirmasi terpisah Kapolsek Penebel, AKP I Ketut Mastra Budaya membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa akibat peristiwa tersebut kerugian yang dialami diperkirakan mencapai Rp 20 Juta. “Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini,” ujarnya.

Saat ditanya apakah truk kelebihan muatan? AKP Mastra mengatakan jika indikasi itu tidak ada karena muatan dedak pada truk masih dalam batas wajar. 

(bx/ras/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia