Minggu, 21 Jan 2018
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Karya yang Totalitas, Akting Ninda Anggita Total Menangis

Minggu, 07 Jan 2018 09:20 | editor : I Putu Suyatra

Karya yang Totalitas, Akting Ninda Anggita Total Menangis

TOTAL: Karyanya sudah bagus, aktingnya juga total. Bahkan Ninda juga benar – benar luar biasa, mampu menangis. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Setelah sukses merilis single terbaru bertajuk ‘Sesalku’ pada bulan November 2017 silam, Ida Bagus Made Adi Dharma Yuda Pramana atau yang akrab disapa Gusyuda ini langsung meramu video klip sebagai pelengkap kesempurnaan karya di lagu ketiganya ini.

Menariknya, karya dari salah satu musisi muda asal Denpasar, Bali ini juga berkolaborasi dengan D’Waves dan featuring dengan sosok wanita muda cantik nan berbakat yaitu Ninda Anggita. Pemilihan kolaborasi ini pun bukan tanpa alasan, tujuan Gusyuda hanya ingin melahirkan karya musik yang memiliki warna berbeda dari karya sebelumnya. 


Terkait dipilihnya Ninda Anggita sebagai teman duet Gusyuda dalam single ‘Sesalku’, anak muda berusia 27 tahun ini mengaku kalau talent cantik berbakat tersebut memiliki karakter suara yang cocok dengan warna musik bergenre pop rock alternative. Selain itu juga, lanjut Gusyuda, warna suaranya sesuai dengan feel dari pesan atau makna lagu tersebut. “Alasan kenapa saya memilih Ninda Anggita, yang pertama karna kita memang sudah lama berteman dan saya tawarin ninda untuk berduet. Menurut saya unik suaranya. Ya dia adalah partner yang tepat dalam lagu ini, karena kita sama-sama mendapatkan feel dalam pesan dari lagu tersebut,” jelasnya kepada koran Bali Express (Jawa Pos Group).


Dan seperti yang saya sampaikan, lanjutnya, kalau kita ingin menciptakan sebuah karya yang sangat totalitas, mulai dari warna musik hingga pembuatan video clip yang menarik. “Bahkan untuk dunia ekting, saya pikir Ninda Anggita tampil begitu sempurna,” pungkas Gusyuda. Nah sementara itu, terkait seperti apa sosok wanita multitalent tersebut dan bagaimana kesannya bisa turut ikut dalam projek single ‘Sesalku’, Ninda Anggita sedikit berkomentar. Saat diwawancarai koran Bali Express (Jawa Pos Group) Kamis siang (4/1), Ninda yang akrab disapa ini mengaku merasa sangat senang. Bahkan, selama penggarapan lagu dan video klip lagu ‘Sesalku’, Ninda tidak pernah merasa terbebani dengan beragam arahan terkait take vokal dan adegan video. 


“Yang pasti seneng banget, kebetulan kita teman lama. Dan sekarang bisa punya project bareng. Jadinya selama penggarapan lagu dari rekaman sampe pembuatan klipnya, lebih enak aja, ngga ada canggung-canggung gitu dan bnyak juga hal-hal lucu yang terjadi selama proses pembuatan klip,” tutur Ninda sedikit tersenyum. Patut untuk diketahui, dalam hal seni bermusik, sosok dari wanita kelahiran 29 Desember 1994 ini juga kian moncer dengan profesinya sebagai seorang female DJ yang tergabung dalam Repeat Indonesia Management. Karirnya pun kian melejit sejak tahun 2014 silam dan bahkan pernah tampil hampir di seluruh kota besar di Indonesia. 


“Sebenarnya gini, saya dari awal memang lebih dahulu menggeluti dunia tarik suara. Saya sebelum menjadi DJ, saat masih kuliah, punya group band sendiri dan sering mengisi acara, baik acara kampus maupun event musik lainnya. Selain itu,dulunya saya juga sering bernyanyi untuk acara wedding dan sering mengikuti kompetisi nyanyi, baik itu vocal group maupun solo. Bahkan awalnya, saya maunya menjadi penyanyi untuk DJ, jadi Live PA bukan jd DJ-nya,” jelasnya dengan tersenyum.

Dan tidak hanya itu, sosok Ninda ini juga kerap terlihat hebat tatkala melakoni profesi sebagai seorang foto model. Dan tak bisa dipungkiti, kalau modal dari pengalaman tersebutlah yang membuat Ninda begitu yakin dan tampil profesional untuk bisa menyelesaikan projek musik bersama Gusyuda.


Disinggung soal apa yang menjadi kesulitannya selama proses penggarapan projek tersebut, Ninda mengungkapkan tidak terlalu banyak. Hanya saja, saat sesi perekaman video kita dituntut untuk memperlihatkan totalitas dalam berekting. Terlebih, agar bisa tersampaikan pesan ataupun makna dari lagu tersebut. “Nah kisah dari lagu ini kan sebenarnya tentang penyesalan seorang pria yang berujung perpisahan. Jadi di beberapa adegan saya harus bersedih. Yang agak susah karena harus nangis dan saya memang nangis beneran,” ujarnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia