Jumat, 24 Nov 2017
baliexpress
icon featured
Politik

Rai Mantra: Kacang Tumbuh Harus Lepas dari Kulitnya

Rabu, 15 Nov 2017 09:18 | editor : I Putu Suyatra

Rai Mantra: Kacang Tumbuh Harus Lepas dari Kulitnya

WALIKOTA DENPASAR: IB Rai D Mantra. (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Dituding sebagai orang yang seperti kacang lupa kulitnya, Walikota Denpasar, IB Rai Mantra memilih tidak terlalu serius menanggapinya. Dia enggan berkomentar banyak. Dia hanya mengatakan mengatakan bahwa kacang jika melanjutkan proses untuk tumbuh dan berkembang harus lepas dari kulitnya, bukan berarti melupakan kulitnya itu kan merupakan sebuah proses.

"Kacang jika melanjutkan proses untuk tumbuh dan berkembang harus lepas dari kulitnya. Bukan berarti melupakan kulitnya. Itu kan merupakan sebuah proses," tandasnya tanpa memberikan arti yang konkrit dari pernyataannya itu.

Makanya, dia tidak terpengaruh dengan tudingan kacang lupa dengan kulitnya. Dia juga menegaskan bahwa dirinya tetap konsisten pada posisi Calon Gubernur (Cagub). Hal ini disampaiakan Rai Mantra saat ramah tamah bersama veteran di Gedung Graha Sewaka Dharma, Lumintang, Selasa (14/11) kemarin.

Putra dari mantan Gubernur Bali, Ida Bagus Mantra, ini mengatakan sangat menghormati keputusan dari PDI Perjuangan yang memberikan rekomendasi kepada pasangan I Wayan Koster dengan Tjokorda Artha Ardana Sukawati (Cok Ace). Bahkan, Rai Mantra mengucapkan selamat atas diraihnya rekomendasi oleh kedua tokoh tersebut. "Tentu kami sangat menghormati keputusan PDIP yang memberikan rekomendasi kepada Pak Koster dan Cok Ace, tentu kepada yang dipilih kami wajib ucapkan selamat," ujarnya.

Lebih lanjut Rai Mantra juga menuturkan, sebelum rekomendasi dikeluarkan PDIP, Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri yang sempat mengutus Sekjen PDI Perjuangan, Hasto Kristanto ke Bali untuk menemui Rai Mantra agar mau menjadi bakal calon Wakil Gubernur Bali yang diusung partai moncong putih ini. Tak hanya Rai Mantra, kedatangan Hasto ini dikatakanya turut menemui bakal calon lainya yang mendaftar di PDIP. Seperti halnya Bupati Tabanan, Eka Wiryastuti. Tapi ternyata Rai Mantra tidak ambisi tetap konsisten sebagai Bakal Calon Gubernur dan bukan pada posisi sebagai Wakil Gubernur Bali. Karena pihaknya sudah berkomitmen bahwa karena dari awal dirinya ikut mendaftar di PDI Perjuangan untuk maju sebagai  Gubernur Bali.

Sementara, terkait adanya peluang diusung oleh gabungan sembilan partai yang dikenal dengan sebutan Kolisi Rakyat Bali (KRB), Rai Mantra mengaku sangat mengapresiasi dan berterimakasi sudah didatangi dalam rangka menjalin silaturahmi. Pun demikian, Walikota Denpasar dua periode, ini mengaku memepersilahkan kandidat Cagub asal Golkar, Ketut Sudikerta agar menjajaki teman-teman yang lain.

"Kami terimakasi sudah didatangi untuk bersilaturahmi, tapi untuk itu saya persilahka  pak Sudikerta untuk menjajaki teman yang lain seperti Pasek Suardika dan lainya," jelasnya.

Namun pada dasarnya Rai Mantra mengungkapkan dirinya tidak begitu berambisi. Hal ini lantaran jika berbicara urusan ambisi itu lebih baik diserahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa. "Kami kalau tidak maju pun juga tidak masalah, kalau masalah ambisi itu kita serahkan  kepada Tuhan saja, dan kalau tidak maju di Pilgub saya juga akan tetap mengabdi sebagai Walikota Denpasar," tandasnya. 

(bx/gus /yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia