Jumat, 24 Nov 2017
baliexpress
icon featured
Bali

Dua Mahasiswa Unud Tewas Saat Mandi di Pantai Tegal Wangi

Rabu, 15 Nov 2017 09:01 | editor : I Putu Suyatra

Dua Mahasiswa Unud Tewas Saat Mandi di Pantai Tegal Wangi

EVAKUASI: Petugas melakukan evakuasi terhadap jasad I Putu Edi Putra Juliawan di Pantai Tegal Wangi, Jimbaran, Rabu pagi (15/11).

BALI EXPRESS, BADUNG - Nasib nahas menimpa dua orang mahasiswa Fakultas Teknik, Universitas Udayana (Unud) I Putu Edi Putra Juliawan, 19, asal Kintamani Bangli dan I Gede Agus Aditya Putra, 19, Kerambitan Tabanan. Kedua mahasiswa jurusan Teknik Elektro, ini tewas terseret arus saat berenang di pantai Tegalwangi, Jimbaran, Kabupaten Badung pada Selasa (14/11) malam sekitar pukul 18.15 wita. Korban ditemukan tewas pada Selasa malam pukul 22.30 dan Rabu pagi (15/11).

Basarnas Kantor SAR Denpasar  yang melakukan pencarian mengaku menerima laporan tentang kejadian tersebut pada pukul 18.30 Wita dari seorang security, Kadek Ardana. Malam itu juga pada pukul 18.40 Wita tim SAR dikerahkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan rescue truk, rescue car dan membawa rubber boat dan peralatan SAR lainnya. Tim tiba di lokasi dan selanjutnya berkoordinasi dengan teman korban yang berhasil selamat.

Menurut kesaksian, saat itu kedua korban asik berenang dengan teman-temannya sekitar pukul 17.00 Wita. Sekitar  pukul 18.15 Wita air pasang dan secara tiba-tiba menyeret 3 orang. Satu orang berhasil diselamatkan oleh turis asing yang kebetulan berada di lokasi, sementara dua orang lainnya tenggelam terbawa arus.

Pencarian dilakukan dengan penyisiran di bibir pantai sekitar posisi korban terseret arus. Akhirnya pada pukul 22.30 Wita tim SAR berhasil menemukan 1 orang korban atas nama I Gede Agus Aditya dalam keadaan meninggal dunia.

“Tim SAR saat itu langsung menarik tubuh Aditya yang tergulung ombak pada posisi sebelah selatan dari lokasi korban tenggelam. Selanjutnya jenasah Aditya dibawa menuju RSUP Sanglah menggunakan evacuation vehicle,” terang Kepala Kantor SAR Denpasar, Ketut Gede Ardana Rabu pagi (15/11).

Pencarian satu korban lainnya kembali dilanjutkan pagi tadi oleh tim SAR gabungan.  Sejak pukul 05.30 Wita tim sudah mulai persiapan penurunan jet ski dan rubber boat dari Pantai Muaya untuk pergerakan menuju lokasi Pantai Tegalwangi. Personil dibagi di 2 (dua)  lokasi yakni Pantai Tegal Wangi dan Pantai Muaya. Pada pukul 06.20 Wita personil yang melakukan penyisiran di Pantai Tegal Wangi dan berada di atas tebing melihat tubuh seorang korban lainnya, atas nama I Putu Edi Putra Juliawan terombang ambing di tengah laut.

“Tubuh korban sempat menghilang dari pengamatan dan muncul kembali, lalu kami turunkan 2 unit jet ski serta 1 unit rubber boat segera diarahkan ke titik tersebut. Sekitar pukul 06.30 Wita jenasah koban berhasil ditemukan sekitar 10 meter dari bibir pantai dan selanjutnya tim merapat ke bibir pantai Tegalwangi  dan mengevakuasi korban menuju ke rumah duka di Kintamani Bangli,” terangnya.

Pihaknya juga sempat mengajak keluarga korban beserta tim untuk bersembahyang  di Pura Segara Pantai Tegalwangi, sebelum melanjutkan pencarian. “Selain kerja keras dan kemampuan yang dimiliki personil, tentunya kita harus meminta bantuan kepada sang pencipta, itu adalah hal penting yang tidak bisa terlepas dari batas kemampuan kita sebagai manusia,” tuturnya. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia