Selasa, 21 Nov 2017
baliexpress
icon featured
Bali

Mau Diperkosa, Mahasiswi Gigit Lidah Driver Grab hingga Nyaris Putus

Selasa, 14 Nov 2017 20:17 | editor : I Putu Suyatra

Mau Diperkosa, Mahasiswi Gigit Lidah Driver Grab hingga Nyaris Putus

ILUSTRASI (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Seorang mahasiswi berkewarganegaraan Turki Nur B, 27, menjadi korban percobaan pemerkosaan oleh driver ojek Grab di kawasan Jimbaran, Senin malam (13/11). Tepatnya di Jalan Uluwatu II seberang gang Buana Sari, Jimbaran, Kuta Selatan. Saat melawan, korban menggigit lidah pelaku, Edison Luban Batu, , 23 hingga nyaris putus.  

Kejadian bermula pada Senin (13/11) sekitar pukul 21.30 wita, SPKT Polsek Kuta Selatan menerima telpon dari Babinkamtibmas Kedonganan bahwa ada kejadian percobaan pemerkosaan. Atas laporan tersebut Tim Unit Kecil Polsek Kuta Selatan langsung mengarah ke TKP. Sesampainya di TKP petugas mendapat informasi bahwa korban ada di Rumah Sakit Kasih Ibu Kedonganan.

Peristiwa itu bermula saat korban yang tinggal di Jalan Uluwatu II gang Buanasari nomor 88 Jimbaran, Kuta memesan ojek Grab dari Mall Bali Geleria Kuta sekitar pukul 16.30. Tujuannya ke Bali Buda Sanur. Sesampainya di Bali Buda Sanur sekitar pukul 17.30 wita korban kembali memesan ojek Grab dengan tujuan Jimbaran (kos - kosan korban).

Dalam perjalanan menuju McDonald, Edison sang driver grab membelokkan sepeda motornya ke kanan. Sedangkan korban meminta diantar ke kos. Sesampainya di TKP, tepatnya di semak-semak dekat Hotel Muvenpik korban diturunkan dan mau diperkosa oleh terduga pelaku.

“Korban sempat melakukan perlawanan sehingga korban sempat menggigit lidah terlapor hingga hampir putus. Sedangkan korban luka pada bagian kepala dan tangan bagian jari - jari akibat dibenturkan ke tanah oleh terlapor,” kata Kanit Reskrim Polsek Kuta Selatan Iptu HA Muh Nurul Yaqin pada Selasa (14/11).

Kemudian korban lari meninggalkan Edison dan bertemu dengan salah satu saksi Petrus yang kebetulan berada di sekitar TKP hingga akhirnya diantar ke rumah sakit oleh saksi.

“Sementara yang diduga pelaku dirawat di RSU Sanglah, anggota sudah jagain yang diduga pelaku tersebut,” terangnya. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia