Selasa, 21 Nov 2017
baliexpress
icon featured
Bali

Sebelum Tertangkap, Polisi Periksa Pacar dan Orang Tua Mang Jangol

Selasa, 14 Nov 2017 06:55 | editor : I Putu Suyatra

Sebelum Tertangkap, Polisi Periksa Pacar dan Orang Tua Mang Jangol

DITANGKAP: Wakil Ketua DPRD Bali, Mang Jangol ditangkap di Payangan, Senin malam (13/11). (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Wakil Ketua DPRD Bali, Jero Gede Komang Swastika (JGKS) alias Mang Jangol yang terbelit kasus narkoba akhirnya ditangkap, Senin malam (13/11). Selama menjadi buronan, pada 7 November lalu Mang Jangol sempat menemui pacarnya di Denpasar. Sementara tiga istrinya berurusan dengan polisi.

Mang Jangol ternyata belum puas dengan tiga istri yang dimiliki. Sebab, polisi mengetahui bahwa Mang Jangol juga memiliki pacar lagi yang sempat ditemuinya selama dalam pelarian. Pacar Mang Jangol yang baru berusia 21 tahun tersebut disebut berinisial UU. Asalnya dari Jawa.

“Inisial pacar (Mang Jangol) UU. Tanggal 7 (November) lalu sempat bertemu di Denpasar dan sempat ada pembicaraan juga di situ,” terang Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo kepada Bali Express (Jawa Pos Group) pada Senin sore (13/11) di Mapolresta Denpasar. 

Sebelum Mang Jangol ditangkap, UU pun sempat digiring ke Mapolresta Denpasar untuk dimintai keterangan lebih lanjut terkait pertemuannya dengan DPO. Namun sejauh ini Kapolresta enggan membeberkan hasil pemeriksaan pembicaraan sejoli tersebut.

“Kami sudah dapatkan yaitu saudara pacar dari pihak Jro (Mang Jangol). Kami sudah melakukan pemeriksaan termasuk alibi - alibi yang sudah disampaikan bahwa memang pada saat itu pernah ketemu saudara Jro. Dengan perkembangan itu kami juga sudah melakukan pemeriksaan kepada orang tua. Karena orang tuanya mengetahui ada transaksi di rumahnya. Tetapi tidak melaporkan kepada polisi,” tegasnya.

Hebatnya bisnis yang digeluti tersangka Mang Jangol juga menyeret saudara kandungnya yang kini juga DPO. Selain itu orang tua Mang Jangol, I Made SUda dan Ni Made Nasih juga diperiksa pada Senin (13/11) masih sebagai saksi. Namun kemungkinan perubahan status saksi kepada orang tua Mang Jangol juga terbuka lebar.

Terkait status orang tua Mang Jangol, Kapolresta menyampaikan bahwa melihat perkembangan selanjutnya dari hasil pemeriksaan. “Ya kita lihat, jika nanti ada kemungkinan pengalihan status saksi menjadi tersangka dari hasil pemeriksaan dan keterangan saksi - saksi yang lainnya,” terangnya.

Berbekal keterangan sang pacar itulah, pihaknya meyakini yang bersangkutan masih di Bali. “Tidak. Dia masih di Bali. Ada tim juga yang dikirim keluar Bali. Kemungkinan kan Wayan Kembar (kakak kandung) juga sudah keluar Bali,” kata Kapolresta sebelum Mang Jangol ditangkap.

Diakui, pihaknya sempat mengalami kesulitan melakukan perburuan. Sebab yang bersangkutan memiliki banyak relasi di Bali. “Dia kan banyak teman, banyak kenalan dan banyak keluarga. Sehingga dia bisa sembunyi dimana – mana,” tegasnya.

Sementara itu terkait pemeriksaan istri kedua tersangka Ni Putu Ariestarini diungkapkannya masih dalam perpanjangan. “Yang nomor dua kan masih perpanjangan. Perpanjangan kan kami masih bisa memeriksa tiga kali 24 jam. Kemudian bisa diperpanjang menjadi tiga kali 24 jam lagi,” jelasnya.

Istri kedua Mang Jangol ditegaskannya masih di-standbay-kan di Mapolresta Denpasar hingga saat ini, guna pemeriksaan lebih lanjut. Jika nanti hasil tesnya positif, yang bersangkutan akan dititipkan di Badan Narkotika Nasional Propinsi (BNNP) Bali. 

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia