Jumat, 22 Sep 2017
baliexpress
Enjoy Bali

Kebun Raya Gianyar Kantongi Empat Fungsi Utama

Senin, 17 Jul 2017 21:36 | editor : I Putu Suyatra

POHON LANGKA - Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata didampingi Wakil Kepala LIPI Prof. Dr. Bambang Subiyanto (paling kiri) , melihat salah satu pohon langka di kawasan Kebun Raya Gianyar.

POHON LANGKA - Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata didampingi Wakil Kepala LIPI Prof. Dr. Bambang Subiyanto (paling kiri) , melihat salah satu pohon langka di kawasan Kebun Raya Gianyar. (WIDIADNYANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR – Sebagai salah satu kebun raya, Kebun Raya Gianyar di Banjar Pilan Desa Kerta, Payangan, Gianyar, menurut Wakil Kepala LIPI Prof. Dr. Bambang Subiyanto,memiliki empat fungsi utama, yakni konservasi, penelitian, pendidikan, dan eco tourism. Untuk fungsi konservasi, tak lepas dari bertambahnya jumlah penduduk yang berujung pada invasi ke hutan, akan membuat banyak tanaman punah. Karena itu, di Kebun Raya Gianyar ini, semua tanaman asli yang ada di hutan bisa dilestarikan. “Tapi terpenting diketahui, bahwa membangun kebun raya itu gampang. Tapi memelihara dan mengembangakn  yang susah. Oleh karena itu, diperlukan komitmen semua pihak, mulai masyarakat, Pemkab untuk mengembangkan menjadi obyek wisata utama, dan LIPI sebagai pembimbing,” ucapnya.

Lantas, sejauh mana peran lembaganya (LIPI) dalam mewujudkan tujuan utama Kebun Raya Gianyar  tersebut? Dikatakan olehnya, peran LIPI sejak awal memang sangat dominan, mulai dari mendesain, mengkaji, meneliti dan menentukan apakah lokasi ini layak atau tidak sebagai kebun raya. “Kemudian membantu untuk mendesain kebun raya itu sendiri, serta membimbing dan mengawasi. Apalagi LIPI mendapat tugas membangun kebun raya dengan target sekitar 47 kebun raya di seluruh Indonesia, dan sampai saat ini baru 32 kebun raya,” paparnya.

Dalam kesempatan kemarin, dijelaskan pula jika ada tiga komponen utama dalam pembangunan kebun raya. Pertama, Bupati dan jajarannya, kemudian LIPI, dan terakhir Kementerian PUPR dalam hal infrastruktur. Karena itu, untuk memenuhi target percepatan penuntasan pembangunan Kebun Raya Gianyar ini, dirinya siap bersama dengan Bupati Gianyar menghadap langsung Menteri PUPR dalam upaya mempercepat pembangunan kebun raya ini. “Tahun depan kalau perlu saya dan Pak Bupati akan menghadap Pak Menteri PUPR supaya tahun depan dibangun, dan akhir tahun depan sudah selesai.Karena saya menginginkan pembangunan Kebun Raya Gianyar ini bisa menjadi yang tercepat di Indonesia. Karena selama ini paling cepat empat tahun. Yang perlu dipercepat, yakni pembangunan fisik,” ungkapnya. 

(bx/wid/rin/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia