Senin, 25 Sep 2017
baliexpress
Enjoy Bali

Pembangunan Kebun Raya Gianyar Ikuti Ritme Alam

Senin, 17 Jul 2017 21:31 | editor : I Putu Suyatra

BERKELILING - Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata didampingi para undangan, saat berkeliling di bagian depan Kebun Raya Gianyar, sebelum proses soft opening, kemarin

BERKELILING - Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata didampingi para undangan, saat berkeliling di bagian depan Kebun Raya Gianyar, sebelum proses soft opening, kemarin (WIDIADNYANA/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, GIANYAR - Pelaksanaan Soft Opening Kebun Raya Gianyar di Banjar Pilan, Desa Kerta, Payangan, Gianyar kemarin (17/7), yang dilakukan kemarin menurut Bupati Gianyar AA Gde Agung Bharata, tak lain sebagai upaya untuk merangsang percepatan proses pembangunan. Seperti diketahui, dalam pembangunan kebun raya di hampir seluruh wilayah Indonesia membutuhkan waktu yang cukup panjang. “Harapannya memang kami bikin Soft Opening ini, supaya nanti bisa lebih cepat Grand Opening. Karena itu, kami harap dengan Soft Opening ini bisa merangsang percepatan pembangunan Kebun Raya Gianyar, baik oleh Pemkab Gianyar maupun Pemerintah Pusat. Sebab biasanya kebun raya itu proses pembuatannya bisa bertahun-tahun. Karena kebun raya alami, dan pembangunannya harus mengikuti ritme alam,” ucapnya.

Disinggung mengenai apa yang menjadi pembeda antara Kebun Raya Gianyar dengan kebun raya lainnya. Bupati Agung Bharata menjelaskan, hal itu terletak pada kekhasannya. Seperti kondisi hutan yang dia sebut memang betul-betul alami. “Sebab, biasanya ada kebun raya yang memang dibikin, ada yang setengah dibikin setengah alami. Kalau ini betul-betul hutan perawan,” terangnya.

Oleh karena itu, seperti penjelasannya, ke depan perlu dilakukan pembahasan lebih lanjut mengenai pengembangan Kebun Raya Gianyar  dan kawasan disekitarnya. Sehingga, pembangunan yang nantinya dilakukan, tidak sampai menganggu kelestarian dan ciri khas Kebun Raya Gianyar  itu sendiri. “Target Grand Opening, nanti kami lihat. Dan, nantinya ini lebih ke konservasi, karena tujuan utamanya adalah  pelestarian,” pungkasnya.

(bx/wid/rin/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia