JawaPos Radar

Asian Games 2018

Tim Basket Putra Indonesia Cuma Dapat Posisi Delapan

31/08/2018, 19:24 WIB | Editor: Banu Adikara
Asian Games 2018, basket, Indonesia, Jepang
Pebasket Indonesia Jamarr Andre Johnson (merah) kembali menjadi mesin pencetak angka Indonesia di laga perebutan posisi tujuh melawan Jepang. Indonesia kalah 66-84. (INASGOC/Wahyudin)
Share this

JawaPos.com - Pelatih tim basket putra Indonesia Fictor Gideon Roring mengapresiasi usaha anak-anak asuhnya di Asian Games 2018. Meski harus berada di posisi kedelapan, permainan mereka dinilai sudah meningkat.

Indonesia meraih posisi delapan setelah menelan kekalahan dari Jepang dalam perebutan peringkat ke tujuh di ajang Asian Games 2018. Mereka kalah dengan skor 66-84. Namun di sepanjang pertandingan, performa para pemain dianggap sudah menunjukkan progres.

"Dulu kalau kita ikut kejuaraan Asia, saat bertemu tim seperti Korea Selatan, Jepang, dan Iran itu kalahnya sampai setengah lebih. Bisa sekitar 60 poin," kata Ito, sapaan akrabnya, Jumat (31/8).

Ito menilai, dengan bertemu banyak tim tangguh di Asian Games 2018, ia yakin anak-anaknya bisa terus semakin berkembang. "Sekarang margin (kemampuan, Red) yang jauh itu sudah berkurang. Strategi sudah baik, cuma masih kalah di postur tubuh," ujar Ito.

Menyoal kekalahan dari Jepang, Ito kembali menyebutkan bahwa mereka dibuat mati kutu oleh para pemain bertubuh jangkung Jepang yang bisa dengan leluasa menceploskan bola ke dalam ring mereka.

"Terlihat perjuangan mereka. Sampai akhir tetap main. Memang perbedaan tinggi itu sulit untuk kita. Satu lagi raksasa Asia yang kita hadapi, dan itu sangat-sangat sulit. Saya rasa anak-anak telah bermain optimal di level kita," katanya.

Jamarr Andre Johnson kembali menjadi pencetak angka terbanyak untuk Indonesia dengan 23 poin. Ponsianus Nyoman Indrawan menyusul dengan 12 poin.

(isa/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up