JawaPos Radar

Pencurian dan Demo Warnai Asian Games 2018, Begini Kata Kapolri Tito

30/08/2018, 14:15 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Pencurian dan Demo Warnai Asian Games 2018, Begini Kata Kapolri Tito
Kapolri Jendral Tito Karnavian. (Dok. JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Rapat tertutup kembali diadakan tim keamanan gabungan yaitu Polri, TNI, penyelenggara Inasgoc, terkait penutupan perhelatan Asian Games 2018 di Balai Pertemuan Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengapresiasi segala bentuk kerja sama baik berupa penyelenggaraan, makanan, termasuk masalah keamanan. Walaupun diakui Tito, ada beberapa masalah kecil yang terjadi seperti pencurian dan demo.

"Ada memang kasus-kasus kecil, seperti kehilangan handphone ada 3 tapi bisa ditemukan dan rupanya bukan dicuri, tapi salah menempatkan atau ditaruhnya di mana, dan itu berhasil ditemukan," ujar Tito di Mapolres Metro Jaya, Jakarta Selatan, Kamis (30/8).

Selain itu menurutnya tidak ada gangguan secara signifikan dalam penyelenggaraan Asian Games. Sehingga, Tito akan terus fokus mengamankan pertandingan yang masih berlangsung kurang lebih 4 hari lagi.

"Kita juga waspadai ganguan keamanan kejahatan ringan seperti copet, jambret, pencurian kendaraan motor-motor yang diparkir," terang Tito.

Selain itu, Tito pun menegaskan untuk masyarakat tidak memulai berunjuk rasa dengan berdampak menggangu ketertiban publik. Sebab, dalam Undang-undang nomor 9 tahun 1998, terdapat pembatasan-pembatasan unjuk rasa.

"Seperti pasal 6 caranya tidak mengganggu ketertiban publik penyimpangan etika dan moral tidak boleh menghujat lain-lain. Ketiga harus menghargai hak dan kebebasan orang lain, lalu harus menjaga keutuhan persatuan dan kesatuan bangsa," terangnya.

Tito pun menyatakan jika melanggar polisi memiliki hak untuk membubarkan. Sebab, Polda Metro Jaya memang telah mengeluarkan maklumat untuk tidak melaksanakan aksi unjuk rasa demo.

"Selama Asian kita menghimbau kepada masyarakat jakarta di Palembang tidak melaksanakan aksi unjuk rasa demi kepentingan publik bangsa dan negara terimakasih," terangnya.
 

(rgm/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up