JawaPos Radar

Asian Games 2018

Pengibaran Bendera Tiongkok di Closing Ceremony Jangan Dipolitisasi

02/09/2018, 14:34 WIB | Editor: Agustinus Edy Pramana
Asian Games 2018, Closing Ceremony, Tiongkok, Pengibaran Bendera Tiongkok
Bendera Tiongkok dikibarkan dalam closing ceremony Asian Games 2018. Tiongkok menjadi tuan rumah Asian Games berikutnya pada 2022 (INASGOC/AH)
Share this image

JawaPos.com - Pesta olahraga negara-nagara Asia, Asian Games 2018, telah usai. Untuk mengakhiri gelaran akbar empat tahunan ini, INASGOC telah menyiapkan serangkaian acara penutupan yang diyakini meriah. Closing ceremony dilakukan pada Minggu (2/9) malam.

Salah satu dari rangkaian closing ceremony adalah pengibaran bendera negara yang akan menjadi tuan rumah selanjutnya. Seperti diketahui, tuan rumah selanjutnya pada Asian Games 2022 adalah Tiongkok. Artinya, dalam acara nanti akan ada pengibaran bendera Tiongkok dan pemutaran lagu kebangsaan Tiongkok.

Terkait hal itu, publik berharap prosesi tersebut jangan dipolitisasi. Bukan apa-apa, akhir-akhir ini kerap kali muncul sentimen negatif terhadap Tiongkok. Banyak yang mengaitkan Tiongkok dengan isu-isu politik di Indonesia. Bahkan tidak jarang hal ini bisa memicu beda pendapat.

Asian Games 2018, Closing Ceremony, Tiongkok
Asian Games 2018 di Jakarta-Palembang telah berakhir (Istimewa for JawaPos.com)

Direktur Opening and Closing Ceremony Inasgoc, Hesti Purba meminta isu-isu tersebut tak berkembang. Dia sangat menyayangkan kalau closing ceremony Asian Games 2018 Jakarta-Palembang dinodai dengan isu-isu politik. Sebab, tidak semestinya acara olahraga ditunggangi kepentingan satu pihak atau golongan tertentu.

"Di Asian Games, pengibaran bendera dan pemutaran lagu negara tuan rumah berikutnya adalah hal biasa. Memang ada penyerahan ke negara tuan rumah selanjutnya, dalam hal nanti adalah Tiongkok. Kita harus mengikuti aturan," ungkapnya ketika dihubungi oleh JawaPos.com.

"Olahraga jangan dipolitisasi. Harus diingat ini adalah olahraga, kita berharap seharusnya damai," lanjutnya.

Prosesi pengibaran bendera tuan rumah selanjutnya memang lumrah terjadi dalam event olahraga, termasuk Asian Games. Ditarik ke belakang, penutupan Asian Games 2014 di Incheon, Korea Selatan, ketika itu bendera Indonesia juga dikibarkan bersamaan dengan lantunan lagu Indonesia Raya.

Jadi, sangat tidak etis olahraga justru dijadikan sebagai sarana politik. Hal tersebut sama saja dengan mencoreng kerja keras atlet yang telah berjuang mengharumkan nama negaranya.

Gelaran Asian Games 2022 akan digelar di Hangzhou, Tiongkok. Dengan begitu Tiongkok tercatat sudah menjadi tuan rumah Asian Games sebanyak tiga kali. Tiongkok kali pertama menjadi tuan rumah Asian Games pada 1990 dan dipusatkan di Beijing. Sementara yang kedua dilaksanakan di Guangzhou pada 2010.

(mat/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up