alexametrics

Tarian Batu Putih, Manifestasi Watak Orang Madura

12 September 2019, 18:29:18 WIB

JawaPos.com – Enam penari berpakaian serbahitam bergerak layaknya saling menyerang di panggung Gedung Pertunjukkan Cak Durasim kemarin (11/9). Mereka tak sedang bertengkar, tetapi menyajikan tarian karya seniman asal Madura, Hari Ghulur.

’’Di sini sebenarnya saya sedang menafsirkan stigma kerasnya watak orang Madura lewat pencak silat. Namun dikemas dalam sebuah tarian,’’ terang pria yang memiliki nama asli Mohammad Hariyanto tersebut. Dia memberi judul karyanya itu White Stone atau Batu Putih.

Hari menjelaskan bahwa Madura, tempat kelahirannya, itu memang dikenal keras. ’’Tapi, sebenarnya punya suatu kelembutan. Persis seperti batu putih yang keras, tapi bukan berarti tidak bisa dibentuk,’’ jelasnya. Pencak silat yang diusung sendiri merupakan pencak silat pamor.

Membuat sebuah karya dengan latar belakang tanah kelahirannya itu dirasa sangat menantang. ’’Karena setiap penari berasal dari background yang berbeda dan mempunyai tradisi yang berbeda. Cara menaturalkan tubuh mereka itu yang sangat menantang,’’ terangnya.

Tari White Stone merupakan salah satu tarian pengisi Sawung Dance Festival 2019 yang berlangsung hingga hari ini. Dengan mengusung tema Identity of Body, event yang diselenggarakan setiap tahun itu menjadi wadah bagi para seniman tari untuk bereksplorasi dan menampilkan karya tari kontemporer.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ama/c22/any



Close Ads