alexametrics

Kata Mereka soal Karya GM

13 September 2020, 10:12:33 WIB

Goresan Goenawan Mohamad (GM)langsung mencuri perhatian pasar seni rupa tanah air. Inilah komentar beberapa pelaku seni Indonesia soal GM dan karyanya.


 

”Pada umumnya sebuah karya seni dinilai dari kualitas karya, bukan perkara siapa senimannya. Namun dalam konteks pasar, agak berlawanan. Artinya kembali ke persoalan (karya) GM, ya karena GM itu sudah famous. Jadi kalau karyanya laku itu bagian dari marketing yang sudah dibangun jauh sebelum GM melakukan proses kekaryaan (seni).

Mikke Susanto, Kolektor dan Kurator Seni Istana Presiden RI


 

’’Siapa pun, mau bikin lukisan, patung, terserah. Kalau sekarang (identitas apakah seseorang itu disebut perupa, pematung, penulis) dipertanyakan, ini menjadi sebuah kemunduran. Kita menjadi terkotak-kotak kembali.”

Ugo Untoro, Perupa


Baca juga: Pada ’’Binatang’’ Goenawan Mohamad

”Pada pembentukan peradaban, sebelum huruf yang jadi kata terangkai maka gambar-gambar lebih dahulu. Jadi, gak ada persoalan yang luar biasa jika seorang sastrawan membuat karya seni rupa.”

Heri Dono, Perupa


 

”Dalam circle Utan Kayu, sepertinya memang sudah ada proses multidisiplin. Kalau Pak Goenawan (menggambar) bukan alasan finansial atau ekonomi. Pasti kaitannya dengan proses kreatif. Bayangan saya, karena sudah mentok di tulisan. Terus ngelukis wae ah. Hal itu lumrah terjadi di dunia kesenian karena suatu saat Anda stuck, mampet.”

Agung Leak Kurniawan, i


 

”Kehadiran sosok GM di peta seni rupa menambah keragaman dan warna seni rupa. Karya laku dengan harga bombastis, saya senang. Artinya pasar mengapresiasi. Kalau karya Pak GM diapresiasi tinggi, artinya memang karya beliau layak.’’

Galam Zulkifli, Perupa


Baca juga: Goenawan Mohamad Merupakan Don Quixote

”Yang mungkin harus diperkuat atau diperkaya Pak Goenawan adalah pikiran-pikiran di balik karyanya. Beliau butuh banyak percobaan juga eksplorasi. Karena mungkin selama ini beliau lebih sering berkutat dengan keyboard atau pena.’’

Dipo Andy, Perupa

 

Saksikan video menarik berikut ini:

 

Editor : Ilham Safutra



Close Ads