alexametrics

Dari Surabaya Menuju Minnesota

4 Desember 2019, 22:28:42 WIB

JawaPos.com– Lukisan karya Vincent Prijadi Purwono, pelukis remaja asal Surabaya, terpilih oleh juri Arts North International untuk dipamerkan di Hopkins Arts Center, Minnesota, Amerika Serikat pada 9 Januari hingga 20 Februari tahun depan. Pameran tahunan yang telah berlangsung sejak 25 tahun lalu tersebut sebelumnya bernama Arts In Harmony. Selain dipamerkan, karya dari para peserta yang berasal dari berbagai negara tersebut juga dilombakan.

“Lukisan Vincent yang terpilih berjudul I’m a Captain,” kata Tori Torando, pendamping Vincent. Menurutnya, Vincent mengirimkan dua karya yang kemudian oleh dewan juri Arts Noth International dipilih satu. Lukisan bermedia akrilik di atas kanvas tersebut Vincent garap pada awal 2019 dan sempat menghuni Vincent Gallery di kawasan Citraland, Surabaya.

Vincent Prijadi Purwono dan salah satu lukisannya di Vincent Gallery. (Tori Torando for Jawa Pos)

Menurut Tori, I’m a Captain adalah salah satu dari banyak lukisan yang Vincent hasilkan tahun ini. “Vincent termasuk produktif. Selesai satu lukisan dia akan langsung asyik dengan kanvas kosong lainnya,” ujar Tori. Selain lukisan di atas kanvas, Vincent juga melukis dengan menggunakan teknik batik di lembaran-lembaran kain panjang. Sebagian besar karya remaja berkacamata itu dipajang di galerinya dan tidak sedikit lainnya sudah berpindah tangan ke kolektor.

“Senang bisa ikut pameran lagi,” kata Vincent singkat. Remaja kelahiran 2003 ini pada usia dua tahun didiagnosa autis. Tumbuh sebagai seorang anak berkebutuhan khusus, Vincent sempat bersekolah di sekolah umum. Hingga memasuki usia kelas V SD dia mulai tidak nyaman dengan lingkungan belajarnya. Vincent sempat masuk ke SMP umum sebelum akhirnya memilih home schooling dan intens melukis hingga sekarang.

Lukisan Vincent pernah hadir di Galeri Nasional Indonesia pada saat terpilih dalam Festival Bebas Batas 2018. Pada festival berisi karya seniman-seniman disabilitas Indonesia itu, Vincent menampilkan lukisan yang kemudian menjadi koleksi Stasiun Gubeng, Surabaya. Tahun ini, Vincent kembali terpilih menjadi salah satu peserta festival yang sama di ISI Solo dengan karya berjudul Suramadu Bridge.

 

 

 

 

 

Editor : tir



Close Ads