alexametrics

Keris Naga Siluman

29 Mei 2022, 11:06:46 WIB

Keris Naga Siluman

: Pangeran Diponegoro

bagaimana mungkin waktu dan jarak

mengubah daphur sebuah keris?

wajah sejarah pedhuwungan kita

terluka oleh sebuah sandiwara

dari lakon yang tak mengerti

makna kehilangan paling nyeri

ada yang musti diluruskan

pasemoning sangkan parang

menjadi penanda muasal

keberangkatan juga kepulangan

ada sasmita yang perlu diterjemah

jejak empu dan gejolak zaman

juga saksi dari sebuah perjalanan

perjuangan merebut kemerdekaan

ada yang musti diuraikan

pasemoning agesang

menjadi kitab petunjuk

bagi kehidupan juga kematian

seorang pandita kehilangan rasa

matanya buta kehilangan waskita

Pakoenegaran, 2022

Keris Gajahendra

: Kiai Tholih

Banyumas sudah menua, Kiai

di manakah kau sembunyikan keris

yang dulu hendak kauhunuskan

ke tubuh Raja Ardiwijaya?

orang-orang latah

menjamas besi tua tak bertuah

setiap tanggal kelahiran

dengan ritual dan doa-doa

juga kembang aneka rupa

Banyumas telah menua, Kiai

di tangan siapakah pusaka

yang dulu kautukar dengan seorang putri

jelita dan sepetak tanah Majapahit?

orang-orang belum mengerti

pusaka yang diarak sepanjang

Banyumas lama menuju pendapa baru

hanyalah seonggok sejarah

yang bengkok dan keliru

Banyumas sudah menua, Kiai

babad mana lagi yang harus diterjemah

agar pusaka kebesaran

kembali pada tanah tempatnya

ditempa dan diagungkan?

Pakoenegaran, 2022

Keris Banyumas

: Mbah Ngalibesari

satu setengah abad kekosongan

keris di Banyumas hilang alamat

selepas engkau pergi

tangga menuju pusaramu

terasa panjang dan lengang

seperti kisah empu yang menghilang

dari catatan peradaban tua

di sebuah lembah, di sela pohon bambu

sebuah besalen didirikan oleh waktu

jejak perjuangan Diponegoro

alamat ziarah mengenang sejarah

seorang empu muda dan panjaknya

menempa besi menjadi bilah-bilah kisah

melanjutkan sanad dan silsilah

dalam kesaksian Mpu Mranggi

terakhir kadipaten ini, cerita pusaka

mengepul dari bibirnya yang abu

entah siapa yang kelak melanjutkan

seperti juga kisah keris Banyumas

yang kini jejaknya sulit ditelusuri

meninggalkan tanya dan misteri

ada doa yang menguap di ujung dupa

di sela wingit pohon-pohon tua

di rimbun daun dan suara satonan

dan percik api besi aji

saksi bisu ritual pengharapan

agar kelak pusaka-pusaka

menemukan warangka dan tuannya

Pakoenegaran, 2022


*) DIMAS INDIANA SENJA atau KRT DIMAS INDIANTO SASTROWINOTO, Sastrawan, dosen, dan peneliti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads