alexametrics

Masih Ada Hujan Lagi

23 Januari 2022, 11:54:50 WIB

MASIH ADA HUJAN LAGI

di akhir kisah itu, kau tutup

dialogmu. sebuah kalimat

akan kuingat: ’’masih ada

hujan lagi setelah ini.’’

hujan yang terus-menerus

mengguyur tubuhku. mengendap

di mataku

PINTU MASIH TERTUTUP

bila kau pulang dan kubiarkan

pintu masih tertutup sebab

tanganku tak sampai

kecuali hanya melambai

alangkah malam!

jika kau pulang dan pintu rumah

belum terbuka, ucapkan pada jam

kenapa waktu cepat mengubah

jadi malam

alangkah lengang!

kalau kau pulang dan lonceng

jam 10 kali berdentang

maklumi kalau gerbang

sudah rapat terkunci

kau pun akan memanggil-manggil

siapa yang kau sebut namanya?

siapa yang mesti menyahut?

alangkah diam!

begitu kau datang

malam amat rentan

SAATNYA MENERIMA KUTUKAN

mungkin saatnya kau menerima

kutukan! sebagai kursi di ruang

tamu. menanti betinamu pulang

dari malam Minggu. bercumbu

di kafe-kafe kota yang kini dingin

mungkin kini kau dikutuk menjadi

pigura di dinding. diam. menunggu

perempuanmu dari jalan di malam

Minggu. kau menunduk tatkala

ia pulang, tak berani bertanya:

’’dari mana dan dengan siapa?’’

lalu kau terkubur dalam album

keluarga yang sesak dan berembun

TENTANG TAMU

pagi, kata kabut dari pucuk

kemboja. ada yang datang

ini pagi, entah tamu ke berapa

–seperti tanpa bilangan–

dan sesaat dibaringkan, sebelum

meneruskan perjalanan (barangkali

juga hanya badannya di sini) amat

jauh. jauh sekali…

pagi, kata embun yang melepaskan

tubuhnya. dan luruh bersama tamu

yang datang. ’’aku akan menemani,

sejuklah kau. tenanglah…’’ bisiknya

memeluk yang tiba

hapus kesedihanmu, ucap kembang

ISBEDY STIAWAN Z.S. Penyair yang menetap di Bandar Lampung

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads