alexametrics

Beragam Imaji Digital Soekarno

29 Juni 2020, 13:17:45 WIB

JawaPos.com – Kompetisi Imaji Digital Bung Karno yang diselenggarakan Museum Kepresidenan Balai Kirti mendapatkan 10 karya terpilih. Selain 10 karya terpilih, kompetisi ini juga memilih tiga karya terbaik. Karya-karya terpilih dan terbaik tersebut dapat dilihat melalui akun Instagram Balai Kirti. Judi Wahyudin dari Balai Kirti, Sejarawan Kartum Setiawan, dan Kurator Mikke Susanto menjadi dewan juri yang menentukan karya terbaik dan terpilih tersebut.

Kompetisi Imaji Digital ini diikuti 197 peserta yang masing-masing mengirimkan karya terbaiknya. Karya yang masuk menunjukkan keragaman teknik pengerjaan. Ada yang dikerjakan secara manual lalu difoto menjadi karya digital, tak sedikit pula karya-karya dengan penggunaan teknik digital sejak awal. Menariknya, mereka yang mengirimkan karya dalam kompetisi ini tidak hanya didominasi oleh seniman. Dewan Juri mendapati para pengirim karya memiliki keragaman latar belakang. Ada yang masih menjadi siswa sekolah dasar, juga profesional.

Berdasarkan keputusan Dewan Juri, Jas Merah karya Fachrul Rozi Ramadhan ditetapkan sebagai pemenang pertama dengan hadiah uang tunai Rp 3 juta. Karya ini menggunakan teknik pencitraan ganda yang menggabungkan gambar peta Indonesia, Garuda Pancasila, hingga teks proklamasi dengan visualisasi sosok Bung Karno bersama kutipan masyurnya, ’’Jangan sekali-kali melupakan sejarah.’’

Di posisi ke dua, Dewan Juri menetapkan Supriyanto sebagai pemenang dengan karya berjudul Soekarno-Oasis Indonesia. Karya ini menggambarkan Soekarno dan ide-ide besarnya sebagai oasis bagi Indonesia. Di posisi ke tiga, ada Eko Setiawan dengan karya berjudul Rehat Para Pejuang. Karya Eko menggabungkan citra Bung Karno bersama dua figur petugas medis yang tengah kelelahan.

Eksplorasi imaji digital Soekarno yang beragam juga tampak dalam 10 karya terpilih. Karya-karya itu adalah Bung Karno, Persatuan Bersama Milenials karya Fikri Irvansyah; Rajah Soekarno karya Rizqi Maulana; Kepak Sayap Soekarno karya Adek Dimas Aji Saka; Soekarno dan Anak-Anak karya Tegar Yudha Pratama; Bung Karno sebagai Sumber Inspirasi Budaya dan Karya Seni Generasi Muda karya Chacuk Tri Sasongko; Cinta Bung Karno karya Yovi Tri Maulana; Semangat Mandiri Bung Karno untuk Kita karya Dito Sugito; Jaga Bara karya Husni Mubarok; Bagimu Negeri karya M. Khairuddin; dan Soekarno: Untuk Pemuda Indonesia karya Ike Syamsiah Arif. (tir)

Editor : tir



Close Ads