alexametrics

Olah Tubuh hingga Imajinasi Jadi Pianis

23 Maret 2020, 02:52:45 WIB

JawaPos.com– Wabah Korona yang berimbas pada ranah kesenian di Indonesia tak membuat para pekerja seni berdiam diri. Mengalihkan pertunjukan dan pameran dari panggung atau galeri ke dalam jaringan internet banyak menjadi pilihan. Sejak akhir pekan lalu, publik memiliki beragam pilihan untuk berjumpa dengan aktivitas kesenian yang tetap tersaji berkat internet. Ada siaran langsung konser musik, pertunjukan virtual teater boneka, hingga hal-hal ringan di balik upaya para seniman memanfaatkan waktu sekaligus tetap berkesenian. Media sosial seperti Instagram banyak menjadi pilihan mereka.

Muhammad Khan, anggota kelompok teater Saturday Acting Club (Yogyakarta), adalah satu seniman yang memilih Instagram untuk tetap melakukan olah tubuh sekaligus mengajak siapa saja untuk mengikutinya. Lewat tayangan langsung Instagram, aktor terbaik Festival Film Indonesia 2019 itu menunjukkan bentuk gerakan olah tubuh yang menjadi rutinitas hariannya. ’’Olah tubuh tidak harus berupa gerakan yang berat-berat,’’ katanya. Diiringi lagu-lagu India, olah tubuh online ala Khan banyak menarik pengguna Instagram turut bergabung.

Eduwart Manalu melatih imajinasinya dengan memerankan diri sebagai pianis. (Arya Darmaja for Jawa Pos)

Beda lagi dengan yang dilakukan Eduwart Manalu. Aktor generasi muda Teater Populer (Jakarta) ini memilih bermain-main dengan imajinasi. Dengan memutar lagu Anggun C. Sasmi berjudul Mimpi, dia bergaya bak seorang pianis dengan hanya memencet meja datar. ’’Membunuh waktu dan melatih imajinasi,’’ katanya. Edu, sapaannya, tampak menikmati imajinasinya sebagai pianis yang mengiringi suara Anggun. Dia juga mengunggah video serupa dengan lagu We Are The World.

Memaksimalkan jaringan internet untuk tetap aktif dengan kesenian walau harus berdiam di rumah juga dilakukan Rukman Rosadi. Pengajar di Fakultas Seni Pertunjukan ISI Yogyakarta yang mengampu Kelas Akting Salihara ini memilih  mengirimkan video-video pendek sketsa pertunjukan kepada para peserta kelas. Bermodal video pendek tersebut para peserta kelas yang tertunda di tengah jalan karena merebaknya Covid-19 itu tetap dapat mendapatkan materi untuk latihan di rumah masing-masing. ’’Mestinya awal April nanti akan ada pertunjukan dari mereka. Karena situasinya tidak memungkinkan, harus diundur,’’ katanya. (tir)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : tir



Close Ads