alexametrics

Suguhkan Potret Majikan dan Bawahan

14 Agustus 2019, 18:58:36 WIB

JawaPos.com – Sekilas, lukisan Loyong Budi Harjo yang dipamerkan di Aryaduta Residences Surabaya itu terlihat seperti lukisan yang mengambil konsep gambar anak-anak. Warna-warninya ceria. Namun, sejatinya lewat lukisan-lukisan tersebut, Loyong ingin menuangkan unek-unek selama menjadi buruh pabrik sekitar delapan tahun.

Ya, lukisannya itu mengangkat tema kehidupan masyarakat industri. Yakni, mengisahkan tentang majikan dan bawahan. Lukisan yang berjudul Holiday, misalnya. Loyong menggambarkan sosok majikan yang sedang mengendarai pesawat.

”Pesawatnya berbentuk lebah. Yang sebenarnya itu adalah buruhnya. Lebah di sini adalah simbol pekerja keras. Sampai karatan,” ucapnya saat ditemui di lobi Aryaduta Residences Surabaya kemarin (13/8).

Pria alumnus Sekolah Tinggi Kesenian Wilwatikta Surabaya itu menceritakan bahwa lukisannya tersebut menampilkan sosok majikan yang tidak peduli dengan para pekerja. ”Sebagai buruh, kita sering dibebani pekerjaan yang terlalu banyak. Padahal, gaji juga nggak seberapa. Lalu, majikan kita enak-enakan liburan. Secara adat Jawa, itu kok cek nemene,” ungkapnya.

Selain itu, ada simbol-simbol tersembunyi dalam setiap lukisannya. Misalnya, pada lukisan Holiday, dia membuat hidung si pengendara pesawat menyerupai hidung babi. ”Ini sebenarnya simbol keserakahan seorang majikan,” tuturnya.

Yang menarik lagi dari lukisan Loyong adalah teknik yang dipakai untuk melukis. Menggunakan cat minyak, dia membuat teksturnya menjadi bergaris-garis dengan teknik kerok. ”Cat minyak ini bagus untuk teknik ini. Soalnya nggak cepat kering. Jadi pas masih agak basah, bisa pakai teknik ini,” jelasnya.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : ama/c20/nor



Close Ads