alexametrics

14 Seniman dalam Use Your Illusion

14 Februari 2020, 02:23:45 WIB

JawaPos.com– Pameran karya 14 orang seniman dalam Use Your Illusion berlangsung di Edwins Gallery, Kemang hingga akhir pekan ini. Ada lukisan, karya tiga dimensi, seni instalasi, multimedia, dan karya interaktif. Pameran ini dikuratori Zarani Risjad.

Para seniman yang terlibat dalam pameran ini antara lain Ajeng Martia Saputri, Eldwin Pradipta, Hendra Blankon Priyadhani, juga Rukmunal Hakim dan Jonathan Aditya. Eksplorasi para seniman dalam pameran ini bertolak dari ihwal di sekitar batas antara ilusi dan realita dan bagaimana hal itu dapat menawarkan cara pandang yang relevan terhadap kenyataan. Use Your Illusion menyajikan karya-karya yang menarik.

Hendra Blankon Priyadhani misalnya. Dia menyajikan karya berjudul Come Out And Play berbahan media campur. Karya ini lahir dari respons dia terhadap batas  antara idealisme seniman penuh imajinasi dengan fakta berupa tanggungjawab sehari-hari yang kerap praktis dan jauh dari ideal. Antara dunia ide serupa ilusi, yang belum nyata dan bisa sangat subjektif, dengan kenyataan hidup yang objektif. Come Out And Play menjadi semacam arena untuk menyampaikan situasi bagaimana ilusi dan kenyataan berkelindan di sela-sela pilihannya menjadi seniman sekaligus seorang ayah.

Batas antara ilusi dan kenyataan dalam respons Ajeng Martia Saputri tidak terlepas dari diri. Karyanya berjudul Endapan Memori berangkat dari kenyataan bahwa diri tak pernah bisa lepas dari kenangan dan ingatan. Tanpanya, diri tak pernah utuh. Di saat sama, diri selalu berada dalam tegangan antara lampau dan nanti pada kini yang tak lepas dari ilusi-ilusi ciptaan sendiri. Karya ini menggunakan media resin, akrilik, dan pena di atas kanvas.

Pada karya interaktif, Eldwin Pradipta menghadirkan Life Chain Reaction. Karya ini menempatkan apresiator sebagai bagian penting. Melalui kamera yang merekam langsung dengan detektor gerak, karya ini menampilkan citraan figur apresiator seturut gaya masing-masing. Citraan hitam putih itu lantas diproyeksikan pada dinding ruang pamer yang seolah layar. Tiap gerakan tubuh apresiator karya akan menghasilkan citraan berbeda di layar proyeksi.

Karya interaktif berjudul Life Chain Reaction dari Eldwin Pradipta. (Arya Darmaja for Jawa Pos)

Karya ini menunjukkan bagaimana kuasa seorang seniman terhadap karyanya melesap oleh sebab kekuatan lain dalam ekosistem yang terwakili apresiator. Kekuatan tersebut dapat memanipulasi kehadiran dan keberhasilan sebuah karya beserta senimannya. Situasi ini sekaligus meruntuhkan ilusi seorang seniman selalu punya kuasa pada ciptaannya.

Use Your Illusion juga menyajikan karya yang menggunakan teknologi realitas tertambah atau augmented reality. Karya bersama Rukmunal Hakim dan Jonathan Aditya itu terdiri dari dua lembar karya akrilik di atas kanvas yang sengaja menyisakan bidang polos. Keduanya berjudul Ke Bawah Terlalu Dalam dan Ke Atas Mungkin Mencekam. Melalui tablet pintar berkamera yang disediakan, para apresiator dapat menyorot ruang polos pada kanvas dan mendapati realitas tertambah berupa ruang studio Rukmunal Hakim juga rak penuh buku.

Pameran ini juga menampilkan karya Daniel Satya, Enggar Rhomadioni, Gabriel Aries, Hendra Hehe Harsono, Melianta Muliawan, Muklay, Octo Cornelius, Ruth Marbun, Tempa, dan Wulang Sunu. (tir)

 

Editor : tir


Close Ads