alexametrics

Teater Satu Lampung Membuka FTJ 2019

12 November 2019, 14:48:45 WIB

JawaPos.com – Festival Teater Jakarta (FTJ) 2019 dibuka oleh Teater Satu (Lampung) dengan lakon Kursi-Kursi, Selasa (12/11). Festival tahunan yang diselenggarakan Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta ini akan berlangsung hingga 29 November mendatang. Teater Kecil dan Teater Jakarta di Taman Ismail Marzuki menjadi lokasi penyelenggaraan pentas kelompok-kelompok teater dari lima wilayah Jakarta tersebut. Selain pementasan, FTJ 2019 dilengkapi dengan rangkaian diskusi dan pameran di area yang sama.

’’Drama Penonton menjadi tema dari FTJ tahun ini,’’ kata Afrizal Malna, Ketua Komite Teater Dewan Kesenian Jakarta. Tema tersebut berangkat dari kesadaran meletakkan penonton sebagai faktor penting dalam kerja-kerja teater. Pada soal ini, teater dibedakan dengan sekadar hiburan di atas panggung, sementara di saat sama penonton diakui punya otoritas sendiri menentukan bentuk-bentuk kerja kesenian macam apa yang hendak disaksikan.

FTJ 2019 diikuti oleh Lab Teater Lumbung (Jakbar), Teater Labo El Aktor (Jakarta Selatan), Maura Lintas Teater (Jakarta Utara), Teater ASA (Jakarta Barat), Castra Mardika (Jakarta Timur), Teater Nusantara (Jakarta Barat), Teater Ciliwung (Jakarta Selatan), Teater Cahaya (Jakarta Utara), Teater Indonesia (Jakarta Pusat), Teater Camuss (Jakarta Timur), Teater Petra (Jakarta Pusat), Kelompok Pojok (Jakarta Selatan), Teater Amatirujan (Jakarta Utara), Unlogic Teater (Jakarta Pusat), Sanggar Teater Jerit (Jakarta Timur), dan Sanggar Laguna (Kepulauan Seribu). Tiap malam hingga 28 November mendatang, kelompok-kelompok teater antero Jakarta tersebut akan naik panggung bergantian tiap malam.

Dari luar lima wilayah Jakarta, Teater Satu dan kolaborasi Hanafi-Hartati hadir menjadi pembuka dan penutup FTJ 2019. Bila Teater Satu mengusung Kursi-Kursi sebagai pembuka, pada penutupan Hanafi-Hartati menyajikan karya kolaboratif berjudul Lipatan Kesedihan dari Kamar Dalam untuk menutup FTJ 2019. ’’Sebelum membuka FTJ 2019, Kursi-Kursi kami mainkan di Taman Budaya Lampung pada awal November lalu,’’ kata Iswadi Pratama, Sutradara Teater Satu.

Karya yang bertolak dari adaptasi naskah gubahan Eugene Ionesco tersebut pernah pula Teater Satu mainkan dalam Scot Summer Festival di Toyama, Jepang pada 2016 silam.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : tir



Close Ads