alexametrics

Ikhtiar Merabuk Nyawa Rumah Banjarsari

11 Mei 2020, 23:19:34 WIB

JawaPos.com – Pukulan telak Covid-19 terhadap panggung pertunjukan mendapat respons beragam dari para pelaku seni di Indonesia. Seperti halnya para seniman dunia, memanfaatkan jalur daring sebagai panggung adalah pilihan saat ini yang paling masuk akal. Di Solo, panggung pertunjukan daring disajikan Rumah Banjarsari dalam kemasan pentas bertajuk Ngamen Onlen: Ngrabuk Nyawa.

’’Ngrabuk Nyawa adalah ikhtiar kami untuk tetap gagah kala berhadapan dengan kepedihan dan bermacam-macam keterbatasan. Tak perlu merengek, tetap berkarya,’’ kata Zen Zulkarnain, Ketua Perkumpulan Rumah Banjarsari. Zen menyebut situasi hari ini memantik para pelaku seni untuk lebih kreatif lagi dalam berkarya. Pola kerja di zaman pra pandemi Covid-19 harus diubah.

’’Harus diakui saat ini menjadi masa sulit bagi para seniman panggung,’’ kata Zen. Maklum, seiring serbuan virus Korona, pementasan-pementasan yang lazim mendatangkan penonton secara langsung jelas mustahil dilakukan. Dampak yang paling nyata dari situasi ini kepada para seniman panggung adalah hilangnya jadwal pementasan. Hal tersebut langsung berbanding lurus dengan seretnya pendapatan.

Zen mengakui program ini bertujuan untuk melawan dampak sosial ekonomi akibat pandemi bagi para seniman seni pertunjukan dan juga kru produksinya. ’’Program ini juga ingin menyampaikan pentingnya disiplin diri dalam usaha melawan penyebaran virus Korona dengan menunjukkan pentingnya aktivitas terbatas yang produktif dengan menerapkan protokol kesehatan,’’ jelas Zen. Ngamen Onlen: Ngrabuk Nyawa akan disiarkan langsung melalui kanal Youtube Rumah Banjarsari pada 13 Mei 2020 pukul 20.00 WIB.

Pada tiap penyiaran terdapat nomor rekening bagi para penonton yang ingin memberikan donasi suka rela. Donasi akan dibagi dua alokasi penggunaan. Sebesar 20 persen akan masuk ke program sosial Rumah Banjarsari lainnya bernama Lumbung Pangan Solidaritas, sedangkan 80 persen sisanya digunakan untuk mengganti biaya produksi termasuk honor seniman penampil dan kru produksi yang terlibat. ’’Kami tentu berharap program ini akan berkelanjutan hingga situasi kembali normal seperti sebelum pandemi,’’ kata Zen.

Siaran perdana Ngamen Onlen: Ngrabuk Nyawa menampilkan komposisi musik karya Gondrong Gunarto yang akan dibawakan oleh GonGun and Friends. Musisi dalam kelompok ini adalah Gondrong Gunarto, Gempil Rano Prasetyo, Agus Pras Ireng, Adam Lanu Guana, Gembyang Abad Enggal, dan Sigit Pratama. Seniman musik Daeng Misbach dan seniman tari Tutut Tutty yang punya andil untuk koreografi pembukaan Asian Games 2018 juga ikut terlibat dalam program ini. Kolaborasi musik dan tari tersebut menyajikan koreografi karya Danang Pamungkas dengan penari Dewi Galuh Sinta Sari. (tir)

Editor : tir



Close Ads