alexametrics

Mural Menyangga Asa di Bawah Matahari yang Sama

11 April 2021, 11:48:29 WIB

Jika Anda sedang berada di Jakarta, cobalah mampir ke M Bloc Space, Kebayoran Baru. Mural bertema ’’Under the Same Sun” atau ’’Di Bawah Matahari yang Sama” sedang dipamerkan di sana. Karya ini merupakan hasil kolaborasi antara seniman Indonesia Stereoflow (Adi Dharma) dan seniman Singapura Zero (Zulkarnaen Othman).

’’UNDER The Same Sun” menjadi wujud kesatuan karya seni antara Indonesia dan Singapura. Sebagian mural ’’Under The Same Sun” dipamerkan di Jakarta, setengahnya lagi di Singapura, tepatnya di Kampong Gelam Bali Lane. Dua karya tersebut lantas disatukan secara digital agar dapat dinikmati secara utuh.

Untuk dapat melihat aktivasi digital mural tersebut, pengunjung dapat menggunakan fasilitas augmented reality (AR) demi mendapatkan pengalaman imajinatif yang lebih baik. Karya ’’Under The Same Sun” ini sendiri merupakan hasil dari kampanye bertajuk ’’SingapoReimagine”, sebuah kampanye promosi pariwisata Singapura.

Terpisah secara geografis, Stereoflow maupun Zero mengusung tema tentang bermimpi di bawah matahari yang sama. Zero menggambar bulatan kuning yang tampak seperti matahari. Menurut dia, pandemi sudah memengaruhi dunia dari berbagai sisi. Mulai kesehatan, ekonomi, hingga sosial. ’’Singapura dan Indonesia berada di bawah matahari yang sama. Tidak ada yang beda antara kemurungan, kesakitan, dan kecemasan yang kita alami,” katanya saat konferensi pers Kamis lalu (8/4).

Matahari menjadi simbol tentang harapan-harapan hidup di kemudian hari. Di bawah sinar matahari yang sama, penduduk Singapura, Indonesia, dan seluruh dunia menyimpan tujuan dan keinginan yang sama: kekuatan, ketabahan, dan kewarasan dalam menghadapi keadaan yang sulit.

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : rin/c17/dra

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads