alexametrics

Ki Sukron Suwondo Bawa Konflik Hutan dalam Wayang Kulit

10 Februari 2020, 14:48:20 WIB

JawaPos.com – Denting gamelan dan musik campursari menggema di setiap sudut pendapa UPT Taman Budaya Jawa Timur Sabtu malam (8/2). Kolaborasi apik itu mengawali pergelaran wayang kulit dengan lakon Babad Lesanpuro. Didalangi Ki Sukron Suwondo, lakon tersebut bercerita mengenai konflik hutan atau Alas Lesanpuro yang akan dijadikan sebuah kota.

Perundingan mengenai masa depan Alas Lesanpuro dimulai dari perbincangan antara tokoh Ugrasena dan Prabu Garburucita. ”Ape dikanggo opo toh? Alas kuwi sampun ayem,” kata Prabu Garburucita disuarakan Ki Sukron. ”Menawi didamel kangge kemaslahatan rakyat luwih apik,” Ugrasena membalasnya.

Dialog demi dialog pun terlewati. Gunungan diangkat dan digoyangkan sebagai tanda selesainya tiap babak. Alunan gamelan menggelegar saat dialog-dialog dengan nada tinggi tercetus. Sesekali campursari kembali bergema setiap selesai dialog. Pencahayaan diatur sedemikian rupa agar terlihat dramatis.

Gelak tawa penonton juga terdengar. Terutama ketika dialog-dialog yang mengandung humor. Misalnya, saat tokoh-tokoh punakawan dimunculkan. ”Aku arepe nyambut gawe nang kuto, memperbaiki nasib,” kata Petruk. ”Nyambut gawe opo? Rai ndeso yo bakal pancet ndeso masio nang kuto,” pungkas Semar membalas perkataan Petruk.

Pergelaran wayang kulit itu dibawakan selama enam setengah jam, dimulai pukul 21.30 hingga 03.00 dini hari. Penonton menunjukkan apresiasinya dengan berdiri dan bertepuk tangan pada akhir pertunjukan.

Dalang Ki Sukron Suwondo menjelaskan nilai moral cerita wayang tersebut. Menurut dia, seorang pemimpin atau pejabat harus mendengarkan jeritan hati rakyatnya. ”Di cerita itu, Ugrasena sudah membuktikan, rakyat tenteram ketika kritik dan sarannya didengar,” tutur pria asal Blitar tersebut. Menurut dia, hal itu relevan jika dikaitkan dengan masa kini. Misalnya, anggota dewan seharusnya bersikap adil. Memenuhi kebutuhan masyarakat. 

Editor : Dhimas Ginanjar

Reporter : nas/c6/tia


Close Ads