alexametrics

Sampek Engtay Akhirnya Dipentaskan setelah Terunda Dua Tahun

5 Maret 2022, 19:07:41 WIB

JawaPos.com – Teater Koma sudah mempersiapkan lakon pertunjukan Sampek Engtay cukup lama. Bahkan lakon itu dijadwalkan dipentaskan pada Maret 2020 silam. Namun sayangnya hal itu tak dapat terlaksana demi mengikuti anjuran pemerintah demi mencegah penyebaran Covid-19.

Setelah 2 tahun mengalami penundaan, lakon ini akhirnya dipentaskan pada hari ini, Sabtu (5/3) dan Minggu (6/3) besok pukul 13.00 dan 18.30 WIB  di Ciputra Artpreneur, Ciputra World Jakarta. Ini untuk menjawab kerinduan para pendukung yang telah membeli tiket sejak lama.

’’Setelah penantian yang cukup lama dan dengan melakukan beberapa penyesuaian, lakon Ssampek Engtay akhirnya diselenggarakan dengan mengikuti protokol kesehatan yang berlaku. Dimana penonton yang hadir adalah 50 persen dari kapasitas gedung,” kata Ratna Riantiarno selaku Pimpinan Produksi Teater Koma dalam keterangannya Sabtu (5/3).

Ada sekitar 1.200 pemegang tiket yang sudah menantikan lakon ini sejak sekitar 2 tahun belakangan. Mereka masih tetap antusias menonton Sampek Engtay naik ke atas panggung.

“Inilah cara Teater Koma menanggapi dukungan dan kepercayaan para pemegang tiket yang selama dua tahun tetap setia menanti lakon Sampek Engtay naik panggung. Terima kasih kepada para penikmat seni yang telah setia menanti. Semoga penantian panjang ini dapat terbayar dengan penampilan kami,” lanjutnya.

Lakon itu mengisahkan tentang Engtay, gadis asal Serang yang menginginkan sekolah di Betawi. Pada masa itu, perempuan dilarang mengenyam pendidikan. Tapi setelah berusaha keras meyakinkan orang tuanya, Engtay akhirnya pergi ke Betawi dengan menyamar sebagai laki-laki.

Di dalam perjalanan ia tersesat di jalan. Engtay lantas bertemu dengan Sampek yang kebetulan akan pergi ke sekolah yang sama. Di sinilah awal mula cinta Engtay bersemi. Berbagai isyarat dia lemparkan ke Sampek. Sayangnya Sampek yang kutu buku dan rajin belajar sama sekali tidak sadar atas sinyal cinta yang dilancarkan Engtay.

Lakon ini bukan hanya tentang kisah percintaan, tapi juga mengangkat isu sosial. Nano Riantiarno selaku sutradara dan penulis naskah menyatakan pihaknya sangat bersemangat dalam pementasan ini usai melihat animo para penonton yang sangat besar meskipun harus menanti dalam rentang waktu cukup lama selama 2 tahun belakangan.

’’Antusiasme dan kesabaran para penikmat seni memberikan kami energi dan semangat tersendiri untuk terus beradaptasi dengan segala perubahan. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas kepercayaan para penikmat seni. Semoga kisah ini dapat menghibur dan diterima dengan baik,” tuturnya.

Lakon itu turut dimeriahkan oleh sejumlah pemain yaitu Tuti Hartati, Ratna Riantiarno, Budi Ros, Emanuel Handoyo, Bayu Dharmawan, Daisy Lantang, Angga Yasti, Hengky Gunawan, Adri Prasetyo, Sir Ilham Jambak, Rangga Riantiarno dan Lutfi Ardiansyah. (*)

Editor : Dinarsa Kurniawan

Reporter : Abdul Rahman

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads