alexametrics

Cak Lupus Gaet Anak-Anak Muda Belajar Ludruk

5 Februari 2020, 06:51:34 WIB

JawaPos.com – Denting gamelan terdengar di tiap sudut Gedung Nasional Indonesia Kamis malam (30/1). Suara tersebut berasal dari para siswa yang berlatih gamelan. Jumlahnya sepuluh orang. Salah seorang siswa membawakan kidung Jula-Juli khas Surabaya. Mereka dilatih langsung oleh Kasuwanto, seniman ludruk yang akrab disapa Cak Lupus.

Mayoritas siswa adalah pelajar SMP hingga SMA. ”Saya memang sedang mengader generasi muda,” kata pria 56 tahun itu. Rencananya, mereka disiapkan untuk pentas ludruk pertengahan tahun ini. Cerita yang bakal disajikan mengangkat isu-isu terkini.

”Kesenian ludruk memang ada untuk merespons isu terkini. Jadi, kami kembali pada tujuan itu,” tutur salah seorang pendiri Kelompok Ludruk Arboyo itu. Jumlah siswanya kini mencapai 30 orang. Mereka berasal dari berbagai daerah di Surabaya. Para siswa tersebut rutin berlatih tiap Selasa dan Kamis. Cak Lupus dan istrinya, Noniati (Noni Arboyo), bertindak sebagai pengajar.

Para siswa diajari berbagai teknik dalam ludruk. Mulai olah vokal, olah gerak, hingga olah musik. Seluruh siswa dituntut untuk menguasai seluruh teknik tersebut. Cak Lupus mengadaptasinya dari teknik kesenian teater. ”Sebenarnya, bermain ludruk itu tidak ada teknisnya, otodidak. Tapi, butuh konsistensi,” kata kakek tujuh cucu itu.

Konsistensi merupakan hal krusial. Akan sulit jika para pemain tidak konsisten berlatih. Untuk itu, Cak Lupus menggunakan berbagai strategi agar para siswa rajin berlatih. Salah satunya memanfaatkan media sosial.

Tiap kali sesi latihan, prosesnya selalu diabadikan. Lantas, di-upload melalui kanal YouTube maupun media sosial. ”Apalagi waktu pentas. Kami abadikan dan share lewat YouTube. Harapannya, semakin banyak generasi muda yang mengenal dan tertarik bermain ludruk,” imbuhnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : nas/c6/nor


Close Ads