JawaPos.com - Berkembangnya konten sosial media yang menampilkan kamar aesthetic membuat Gen Z terinspirasi menghias ruangannya dengan tren serupa.
Apalagi, semenjak pandemi Covid-19, masyarakat yang terjebak di rumah mendedikasikan waktunya untuk menghias ruangan mereka.
Platform sosial media populer kini dipenuhi dengan akun yang membagikan tips desain interior mereka dan ribuan Gen Z akan mengikutinya.
Inspirasi interior yang mereka dapatkan biasanya dari konten tiktok, instagram, youtube, atau pinterest yang menampilkan beragam dekorasi dari minimalis hingga warna-warna pastel.
Tidak hanya desainer profesional yang mereka ikuti, banyak influencer populer di sosial media justru adalah desainer amatir yang menampilkan desain ulang kamar atau ruang tamu mereka sendiri.
1. Bahan Alami
Penggunaan bahan alami biasanya memberikan efek nyaman serta memberikan kesan indah tapi tidak berlebihan pada kamar.
Selain produk dekorasi dan furnitur, gen Z juga peduli dengan pencahayaan di ruangannya.
Hal ini karena mereka percaya bahwa segala sesuatu di rumah harus terlihat indah agar terlihat bagus di media sosial.
Gen Z biasanya menggunakan berbagai hiasan pencahayaan seperti lampu LED maupun lampu meja dengan bentuk yang unik.
Lampu strip LED biasanya diletakkan di meja komputer, ruangan gaming, atau di sekitar kasur.
Oleh karena itu muncul tren scandinavian pastel atau yang dikenal dengan 'Pastel Denmark' atau 'Avant Basic', tren ini berfokus pada menambahkan warna cerah pada elemen dasar dari dinding putih dan lantai kayu.
Dengan latar belakang yang sederhana ini, mereka menambahkan semburat warna pastel dengan pola psikedelik, kotak-kotak, dan bunga yang biasanya ditempatkan pada cermin (cermin ini biasanya diberi motif gelombang dengan warna pastel), karpet (yang paling populer adalah karpet dengan motif kotak-kotak), dan hiasan dinding.
Scandinavian pastel ini sangat populer karena mudah diterapkan di kamar kos standar tanpa harus mengecat ulang dinding.
Gen Z sangat menyukai gaya vintage atau yang berbau nostalgia. Mereka menyukai pakaian vintage, permainan jaman dulu, soundtrack musisi jaman 80an. Tidak heran jika mereka menyukai dekorasi rumah yang bertemakan vintage.
Mulai dari poster dinding film 70, 80, maupun 90an, kursi atau meja dengan desain vintage, bahkan sekarang populer kembali pemutar piringan hitam sebagai hiasan kamar.
Tren desain interior Gen Z ini dengan kata lain berfokus pada mengubah ruangan pribadi menjadi tempat yang nyaman dan indah.