alexametrics
Renovasi Ndalem Dewi

Hunian Sehat Padukan Tradisional Jawa-Kontemporer

29 November 2020, 20:55:10 WIB

Tradisional, tetapi tetap luwes dan fungsional. Dengan sentuhan kontemporer, rumah joglo tak cuma terlihat asri. Hunian itu juga sehat dan hemat energi.

DARI luar, Ndalem Dewi –yang diambil dari bahasa Jawa untuk rumah dan nama nyonya pemilik rumah– kental dengan nuansa rumah tradisional. Atap berbentuk khas rumah joglo. Diperkuat dengan pintu kayu ukiran di wajah rumah. Semuanya berpadu serasi dengan dinding dan pagar luar yang bernuansa monokrom.

Arsitek Rifqi Aufar Z.H. menjelaskan, Ndalem Dewi merupakan salah satu proyek renovasi rumah lawas. Existing-nya berupa rumah joglo. ”Pemilik rumahnya, suami istri, lama bekerja di Jakarta. Karena akan ditempati lagi, rumah ini akhirnya dirombak ulang,” ungkap Oki, sapaan Rifqi Z.H. Konsep rumah pun dibuat sedikit berbeda.

Dia menyatakan, beberapa komponen tetap dipertahankan. Namun, untuk mengakomodasi pemilik rumah yang lama tinggal di metropolitan, ada beberapa unsur yang diperbarui. ”Karena itu, kami pakai langgam arsitek kontemporer yang fleksibel, dinamis, dan mengikuti zaman,” jelas alumnus Universitas Muhammadiyah Surakarta tersebut.

Untuk menghadirkan sentuhan kontemporer, sebagian material diganti. Kayu-kayu dari bangunan lama di-recycle dengan desain lebih baru. Salah satunya dipakai untuk partisi antara taman komunal dan musala di dalam rumah.

Oki menuturkan, dalam renovasi, dirinya menekankan konsep rumah yang ramah. Prinsip ramah lingkungan dimulai dengan mendaur ulang dan menggunakan lagi (reuse) material dari bangunan lama. ”Rumah ini dibuat dengan banyak bukaan untuk pencahayaan dan sirkulasi udara. Apalagi, iklim mikro di Ambarawa masih baik dan sejuk,” kata arsitek yang berbasis di Semarang tersebut.

Upaya itu juga dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan hobi pemilik rumah. Owner hobi berkebun dan memelihara burung yang membutuhkan banyak ruang terbuka. Karena itu, desain bangunan memberikan bukaan dan taman dalam rumah. Terdapat dua taman plus satu taman privat di ruang tidur utama.

Ndalem Dewi juga ramah difabel. ”Kebetulan, rumah juga ditinggali bersama orang tua pemilik yang pakai kursi roda. Jadi, kami buatkan ramp dengan batas kaca untuk akses,” ujar Oki.

Saat melalui ramp, tamu bakal disambut taman. Seolah memasuki ”dunia” lain yang lebih asri, sejuk, dan hijau.


TRIVIA

PINTU GEBYOK

(RIFQI AUFAR FOR JAWA POS)

Salah satu unsur yang diperbarui dalam renovasi Ndalem Dewi adalah pintu gebyok. Jendela pun dibuat bergaya gebyok dengan kaca patri yang opacity-nya tinggi. Dari bangunan lama, yang dipertahankan adalah kolom-kolom rumah dan struktur ”saka guru”.

PRIVASI DI MUKA RUMAH

(RIFQI AUFAR FOR JAWA POS)

Pagar depan dibuat relatif tinggi untuk privasi penghuni rumah. Material yang digunakan adalah batu candi yang disusun zig-zag.

TAMAN LOW-MAINTENANCE

(RIFQI AUFAR FOR JAWA POS)

Meski banyak taman di dalam rumah, perawatannya tetap mudah. Elevasi taman lebih rendah daripada bangunan untuk mencegah genangan. Taman di sisi barat rumah juga tetap teduh pada siang–sore dengan tambahan dinding yang cukup tinggi.

NDALEM DEWI

  • Project architect: Rifqi Aufar Z.H.
  • Team design: Rossi Ilham S.
  • Lokasi: Ambarawa, Jawa Tengah
  • Luas tanah: 260 m²
  • Luas bangunan: 177 m²
  • Pengerjaan: Januari–Agustus 2020

Editor : Ilham Safutra

Reporter : fam/c14/nor


Close Ads