alexametrics

Rombak Apartemen Jadi Terlihat Mewah, Motif Marmer Hapus Kesan Monoton

28 November 2019, 20:09:39 WIB

JawaPos.com – Merombak apartemen sempit hingga menjadi hunian yang nyaman dan mewah tidak selalu memerlukan bujet besar. Dengan cara yang tepat, apartemen dengan kesan modern dan lux bisa diperoleh meski bujet terbatas.

Apartemen di kawasan Surabaya Barat ini tidak luas. Ukurannya hanya 50 m2. Karena itu, pekerjaan rumah terbesar yang harus dilakukan Louise Marcel, desainer interior apartemen tersebut, ialah menjadikannya terasa lebih luas. ’’Untung, apartemen ini dimiliki perempuan yang baru akan menikah. Jadi, kebutuhannya tidak banyak,’’ kata pemilik Cozy Living itu.

Marcel tidak mengubah layout ruangan. Dia mengakalinya dengan permainan warna. Seluruh ruangan yang berkonsep modern minimalis itu didominasi tone warna kalem. Misalnya, krem yang diaplikasikan lewat wallpaper dinding dan sofa. Berpadu manis dengan warna dasar dinding yang putih.

BISA BUKA TUTUP: Memanfaatkan ruang makan mungil dengan menempatkan sofa yang bisa digunakan untuk bersantai. (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Agar tak terkesan monoton, Marcel menerapkan perpaduan motif marmer. Salah satu yang cukup mencolok berada di sisi ruang tamu. Jika dilihat dari dekat, rupanya itu bukan marmer asli, melainkan lapisan HPL marmer dengan finishing matte. ’’Klien berencana menempati apartemen ini tidak dalam jangka waktu lama. Makanya, bujet yang dia siapkan terbatas. Pemilihan lapisan HPL ini cukup menekan biaya,’’ jelas Marcel.

Motif marmer juga diterapkan pada meja ruang keluarga, coffee table, dinding kamar mandi, meja rias, dan area dapur. Namun, khusus kamar mandi dan dapur, digunakan marmer asli. ’’Area itu enggak bisa pakai lapisan HPL. Harus yang asli karena jauh lebih kuat, sesuai fungsi ruangannya,’’ terangnya. Motif marmer itulah yang sukses menciptakan kesan elegan dan mewah pada apartemen.

Kamar Mandi (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Nah, satu hal yang membuat ruang keluarga (ruang utama) tampak outstanding adalah wallpaper bergambar burung dan bunga yang dipesan khusus. Menurut Marcel, wallpaper itu menjadikan interior apartemen lebih personal. ’’Burung dan bunga itu dipilih agar menunjukkan kesan feminin seperti pemilik apartemen ini,’’ paparnya.

Pelapis dinding tersebut menjadi opsi yang lebih terjangkau ketimbang melukis dinding dengan cat. ’’Yang saya tahu, kalau dicat seperti mural itu, per meter persegi bisa sekitar Rp 400 ribu. Kalau wallpaper custom begini, sekitar Rp 250 ribu per meternya,’’ ujarnya.

Ruangan pun tampak semakin elegan dengan penempatan cermin di sejumlah sudut. Di antaranya, dinding ruang keluarga dan kabinet, serta dinding dapur. ’’Ini salah satu cara untuk membuat ruangan terasa lebih luas,’’ ucapnya.

Ruang dapur (Guslan Gumilang/Jawa Pos)

Demi menambah kesan luxury, Marcel tak melupakan pengaturan lighting. Dia membuat drop ceiling di area ruang keluarga. Jadi, cahaya lampu yang jatuh tidak terlalu terang, namun terkesan dramatis.

Karena ruangan terbatas, furniturnya tidak boleh banyak dan besar. Termasuk area ruang makan. Hanya ada 1 meja kecil dan 2 kursi. ’’Nanti kan hanya ada dua orang yang menghuni apartemen ini. Jadi, seperlunya aja,’’ tutur Marcel.

Ruang makan itu mendapat sumber cahaya alami dari jendela kaca besar yang mengarah ke lanskap Kota Surabaya. Awalnya, terdapat space kosong di samping kaca tersebut. Space itu hanya difungsikan sebagai tempat menaruh unit outdoor AC. Marcel lantas merombaknya dengan menempatkan sofa kelabu yang nyaman.

Bagian atas sofa tersebut bisa dibuka-tutup jika sewaktu-waktu area outdoor AC perlu direnovasi. ’’Ini jadi tempat duduk-duduk untuk baca buku atau santai. Mungkin pas sore atau malam sambil lihat pemandangan gitu enak. Apalagi ini menghadap ke timur, jadi enggak kena sinar matahari,’’ imbuhnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c18/jan



Close Ads