alexametrics
Sentuhan Minimalis Australia di FA House

Rooftop ”Tersembunyi” yang Well-designed

27 September 2021, 06:12:46 WIB

Dibangun pada lahan 96 meter persegi, FA House tetap memprioritaskan kebutuhan ruang. Tidak ada yang diringkas atau sengaja dibuat dalam ukuran lebih kecil. Rumah terasa lapang, bahkan tetap memiliki area outdoor yang cukup.

”HARUS cermat merencanakan pembagian ruangan, tahu apa saja yang dibutuhkan,” tutur Ferdy Antoro. Arsitek Felixlab.id itu menjelaskan, penerjemahannya sering keliru. Ruangan seperti dapur, living room, dan lainnya diwujudkan dalam ukuran yang lebih kecil.

Hal tersebut bisa memengaruhi kenyamanan dalam beraktivitas. Selain itu, bila tidak didukung storage yang cukup, ruangan bakal terlihat sumpek. Ferdy menilai, konsep rumah yang clean dan minimalis bisa menjawab problem lahan terbatas. ”Pertimbangannya, fungsi. Utamakan ruangan dan perabot yang diperlukan. Kalau bisa multifungsi, akan lebih bagus,” lanjutnya.

Tampilan bersih yang berkesan maskulin terpancar pada fasad rumah. Dari depan, rumah Ferdy tampak simpel. Bentuk kotak memberikan gambaran rumah dua lantai. Bagian atap yang dimanfaatkan sebagai rooftop pun tersamarkan. Bagian pelindung carport dijadikan area outdoor ekstra. Aksesnya dari kamar utama di lantai 2. Ferdy sengaja membuat area itu terbuka.

”Kalau untuk dibuat balkon, terlalu kecil. Nggak nyaman untuk bersantai. Nanti malah enggak terpakai,” kata alumnus University of Western Australia itu. Dia menyatakan, luasan area tersebut memang tidak bisa asal besar karena ketentuan dari pihak perumahan.

Editor : Ilham Safutra

Saksikan video menarik berikut ini:




Close Ads