alexametrics

ST-House, Modern Tropis dengan View Kota Bandung

Permainan Level Siasati Kemiringan Lahan
22 Maret 2021, 08:00:23 WIB

Salah satu hal yang menantang di dunia arsitektur adalah membangun rumah di atas tanah asimetris. Hal itu yang dijumpai arsitek Josephine Fitria dan Monica Tiaradewi dari Ruang Rona dalam membangun ST-House di kawasan Cidadap, Bandung.

LAHAN tersebut cukup luas, yakni 900 meter persegi. Yang menarik adalah bentuknya. Josephine atau yang akrab disapa Inne menyebutkan bahwa lahan itu berbentuk seperti kipas tangan. Bagian depan dan belakang memiliki selisih 12 meter. ’’Lumayan rumit karena enggak bisa narik garis lurus. Bentuknya membesar ke belakang seperti kipas terbuka,’’ ujarnya kepada Jawa Pos pada Kamis (18/3).

Semakin menantang karena ternyata kontur tanah perbukitan yang membuat lahan itu memiliki kemiringan 12 derajat. Inne dan tim menyiasati hal itu dengan permainan level. Bagian depan rumah dibuat dua lantai, kemudian area belakang terdiri atas lima lantai. ’’Itu menyiasati supaya enggak banyak memotong dan uruk lahan,’’ kata Inne.

Dengan begitu, berarti rumah tersebut memiliki dua muka atau dengan kata lain bisa diakses dari dua sisi. Di lantai dasar berisi area publik seperti ruang tamu. Kemudian turun satu lantai atau upper ground terdapat kolam renang. Turun lagi ke area ground terdapat kamar tamu dan area servis. Kemudian di area lower ground atau paling bawah terdapat area parkir mobil.

Sementara itu, di lantai dasar atau lantai 1 dan 2 terdapat kamar-kamar. Total terdapat tujuh kamar utama dan kamar anak serta tiga kamar asisten rumah tangga di sana. ’’Jadi, kalau ada tamu, teman anaknya bisa lewat belakang, sedangkan tamu pemilik rumah bisa lewat depan,’’ ujarnya.

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c12/nor




Close Ads