Desain Futuristis, Atap Meliuk Tonjolkan Elevasi Empat Bagian Terbaik

Melted House Ikuti Prinsip Fengsui
21 November 2022, 08:16:14 WIB

Melted House, proyek garapan RDMA di Kota Bandung, Jawa Barat, ini tampil menonjol. Unik, modern, dan futuristis. Pemilik rumah menginginkan desain one of a kind dengan tetap setia pada prinsip fengsui.

SEBELUM dibangun, situs proyek rumah tersebut dibagi menjadi sembilan bagian (grid) sama besar oleh seorang ahli fengsui. Sembilan bagian tersebut juga melambangkan delapan arah mata angin dan pusatnya. Dari situ kemudian ditentukan titik-titik baik yang boleh menjadi area utama berdasar pada penghitungan hari lahir dan sebagainya.

“Ketemulah empat titik dari sembilan grid itu tadi. Memang kotak sembilan itu berasal dari basic template fengsui,” tutur Noerhadi.

Empat bagian itulah yang dipercaya lebih baik dibandingkan lima area sisanya. Area atau ruangan tempat pemilik rumah banyak menghabiskan waktu pun akhirnya ditempatkan di empat titik tersebut. Misalnya, kamar tidur, dapur, dan ruang makan.

Agar lebih menonjol, empat bagian itu juga dibuat lebih tinggi dibandingkan area lainnya. Namun masalahnya, perhitungan fengsui juga mengharuskan empat bagian tersebut terhubung langsung dengan permukaan tanah.

Karena itu, alih-alih membuatnya seperti lantai 2 biasa, area tersebut ditinggikan dengan gundukan tanah yang cukup besar.

MENGALIR: Atap miring yang melengkung lembut menekankan hierarki empat bagian dan memberikan tampilan bangunan yang unik. (RDMA UNTUK JAWA POS)

Noerhadi menerangkan, gundukan tanah itu tidak memengaruhi struktur. Dirancang untuk memenuhi fengsui dan estetika.

Agar tetap ’’hidup’’, gundukan tanah itu dibuat menjadi tangga dan koridor yang menghubungkan dengan area di bawahnya. Noerhadi membiarkannya terekspos dengan hanya ditutupi rumput hijau. Dengan begitu, warna naturalnya memecah kekakuan desain futuristis yang diusung rumah tersebut.

Desain futuristis tampak jelas di setiap aspek rumah seluas 1.000 meter persegi itu. Misalnya, bentuk atap yang dibuat meliuk untuk memperkuat hierarki dan elevasi antara keempat ruangan utama dan bagian lainnya. ’’Bentuknya seperti melted cheese di atas makanan,’’ kata Noerhadi soal penamaan Melted House.

Kesan futuristis diperkuat dengan dominasi material kaca. Material tersebut tampak serasi dengan kolom baja yang ada di dinding terluar. ’’Agar ruangan yang ada menjadi lebih terbuka tanpa perlu struktur tambahan di dalam ruangan,’’ papar arsitek prinsipal RDMA tersebut.

MELTED HOUSE

  • Arsitek prinsipal: Michael Marino dan Noerhadi – RDMA (@rdmadesigns)
  • Luas tanah: 1.400 meter persegi
  • Luas bangunan: 1.000 meter persegi
  • Lokasi: Bandung

HIGHLIGHTS

  • INNER COURTYARD
MENGALIR: Atap miring yang melengkung lembut menekankan hierarki empat bagian dan memberikan tampilan bangunan yang unik. (RDMA UNTUK JAWA POS)

Sebagian area yang miring akibat adanya gundukan tanah dibuat taman kecil yang letaknya berada di bagian dalam rumah (inner courtyard). Taman itu berfungsi untuk memecah luasan agar semua area mendapat ventilasi udara dan cahaya.

  • KEBUN VERTIKAL ARTIFISIAL
(RDMA UNTUK JAWA POS)

Konsistensi desain futuristis diterapkan hingga kamar mandi utama. Namun, agar tidak terlalu kaku, dibuatlah kebun vertikal yang berisi tanaman artifisial. Selain low maintenance, warna hijaunya membuat kamar mandi tidak terkesan dingin.

  • FURNITUR FUTURISTIS
(RDMA UNTUK JAWA POS)

Tema futuristis juga dapat ditemukan pada interior. Mulai pemanfaatan sirip-sirip lampu dan plafon transparan sebagai penerangan, meja dapur, dan kamar mandi berbentuk kantilever yang dibuat secara khusus, sampai cara saluran pendingin ruangan disembunyikan di bawah lantai.

MODERN LOOK: Dominasi material kaca dengan kolom baja pada bagian dinding terluar memperkuat tampilan modern dan kesan futuristis. (RDMA UNTUK JAWA POS)

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c7/nor

Saksikan video menarik berikut ini:


Close Ads