Hunian dengan Pendekatan Fengsui: Tiang Besi Lambang Keseimbangan

15 Januari 2023, 10:00:59 WIB

Pemilik rumah menginginkan bangunan berarsitektur modern dengan menerapkan prinsip-prinsip fengsui pada hunian. Maka, struktur dan desainnya pun terasa personal, dikonsep secara matang.

PENDEKATAN fengsui pada rumah tinggal didasarkan pada data-data pribadi penghuni rumah. Misalnya, jam, tanggal, bulan, dan tahun lahir. Kemudian, hal itu disesuaikan dengan pendekatan secara topografi.

Contohnya, rumah di kawasan Sunter, Jakarta Utara, ini. Project tersebut merupakan rancangan Lie Sauw Tjin, arsitek yang mengusung konsep psikologi neo fengsui. ’’Fengsui juga mempertimbangkan di mana lokasi rumah itu, dalam artian ada sungai, gunung, atau tidak. Lalu, topografi naik turunnya,’’ papar Lie ketika dihubungi pekan lalu.

Tampak luar, rumah tersebut terlihat kokoh dan cenderung tertutup. Jendela dan bukaan tidak begitu mendominasi seperti desain bangunan masa kini yang cenderung didominasi material kaca. Hal itu rupanya juga merupakan perwujudan pendekatan tersebut.

VIBES HANGAT: Interior rumah didominasi warna putih dengan sentuhan kayu. (Foto: FLO Arsitektur)

Rumah itu menghadap ke utara, yang mana angin dari arah depan akan berembus kencang sekitar 3–4 bulan. Lalu, ditambah iklim tropis di Indonesia yang membuat sinar matahari bersinar terang hampir di sepanjang tahun.

’’Jendela ada hitungannya. Bagaimana kita membuat bagian dalam rumah tetap terang, tapi tidak panas. Jangan sampai bukaan terlalu lebar, tapi untuk duduk saja tidak nyaman pada area tertentu karena besarnya angin dan sinar matahari,’’ terangnya.

Salah satu hal yang paling mencuri perhatian dari rumah tersebut adalah adanya tiang besi melengkung pada lantai 2 dan 3. Lie menuturkan, penempatan tiang besi itu menjadi perwujudan bahwa pemilik rumah bekerja di bidang logam. ’’Supaya energi besi ini terpancar dan mendukung kehidupan pekerjaan owner,’’ kata Lie. Besi itu tidak hanya berdiri sebagai ornamen, tapi juga struktur.

VIBES HANGAT: Interior rumah didominasi warna putih dengan sentuhan kayu. (Foto: FLO Arsitektur)

Lie menegaskan, fengsui dan struktur tersebut sama-sama penting. ’’Perbandingannya, 50:50. Tidak boleh ada yang dikorbankan,’’ ujarnya. Karena itu, peletakannya pun sangat dipikirkan dengan matang. Besi tersebut menjadi kolom yang menyangga beban cor di atasnya. Lantai 2 memiliki dua tiang besi. Sedangkan lantai 3 memiliki enam tiang besi. Jumlah besi itu pun tidak hanya dihitung berdasar kebutuhan struktur, tapi juga ilmu numerologi yang didalami Lie.

Dua tiang itu menyimbolkan keselarasan antara semua penghuni rumah dan masyarakat luas. Sedangkan enam tiang besi melambangkan kelancaran rezeki. ’’Uang memang bukan segalanya, tapi segalanya butuh uang. Dengan uang, kita bisa melakukan banyak hal baik,’’ kata Lie.

HIGHLIGHTS

GEDUNG TINGGAL

GEDUNG TINGGAL: Tampak depan bangunan yang tinggi dan cenderung tertutup. Lengkung besi juga ditampilkan pada fasad. (Foto: FLO Arsitektur)

Lie menyebut rumah itu sebagai gedung tinggal karena bentuknya yang tinggi dan megah serta multifungsi. Tidak hanya sebagai tempat untuk tidur dan menjalani aktivitas sehari-hari, tapi juga tempat berkumpul.

RUANGAN LUAS

VIBES HANGAT: Interior rumah didominasi warna putih dengan sentuhan kayu. (Foto: FLO Arsitektur)

Pemilik rumah senang membuat acara ngumpul, terutama saat perayaan Tahun Baru Imlek. Karena itu, dibuatlah ruangan-ruangan besar sebagai tempat berkumpul tersebut. Baik indoor maupun semi-outdoor. Misalnya, teras yang dinaungi tiang-tiang besi.

BATASAN AREA

Area privat dan semiprivat diberi batasan yang jelas. Lantai 1 terdiri atas ruang tamu, dapur, ruang makan, dan kamar tamu. Kemudian, area privat ada di lantai 2. Area servis ditempatkan pada lantai paling bawah, semibasemen.

Foto: FLO Arsitektur)
  • Arsitek: Lie Sauw Tjin (FLO Arsitektur)
  • Luas tanah: 600 meter persegi
  • Luas bangunan: 1.300 meter persegi
  • Lokasi: Sunter, Jakarta Utara
  • Lama pengerjaan: 18 bulan

Editor : Ilham Safutra

Reporter : adn/c7/nor

Saksikan video menarik berikut ini:



Close Ads